Tahap II Pemberdayaan Masyarakat, Kecamatan Kaliwates Perkuat Kolaborasi Kader dan RT/RW
- 08 Agustus 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Tahap II Pemberdayaan Masyarakat, Kecamatan Kaliwates Perkuat Kolaborasi Kader dan RT/RW
JEMBER, Sabtu 8 Agustus 2026 – Upaya memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung pembangunan bidang kesehatan terus dilakukan di Kecamatan Kaliwates. Memasuki Tahap II, kegiatan Pemberdayaan Masyarakat digelar di Aula UPTD Puskesmas Mangli, Kecamatan Kaliwates, Sabtu 8 Agustus 2026, mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai.
Kegiatan tersebut dihadiri Camat Kaliwates Dwi Sunu Ari Nugroho, S.Sos., Kasi PMKS Kecamatan Kaliwates, Lurah Sempusari, Bhabinkamtibmas, Kepala UPTD Puskesmas Mangli, kader Posyandu, serta perwakilan RT dan RW wilayah Kelurahan Sempusari.
Pemberdayaan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran dan kemandirian warga. Melalui keterlibatan kader Posyandu serta unsur RT dan RW, informasi dan program pelayanan kepada masyarakat diharapkan dapat diteruskan secara lebih efektif hingga tingkat lingkungan.
Kehadiran berbagai unsur tersebut juga menunjukkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pelayanan masyarakat. Kader Posyandu memiliki peran strategis sebagai penggerak di tengah masyarakat, sementara RT dan RW menjadi unsur yang dekat dengan warga dan memahami kondisi serta kebutuhan lingkungan masing-masing.
Camat Kaliwates Dwi Sunu Ari Nugroho menyampaikan bahwa pemberdayaan masyarakat harus dibangun melalui kolaborasi dan komunikasi yang berkelanjutan. Menurutnya, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Pemberdayaan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh unsur masyarakat. Kader, RT, dan RW memiliki peran penting karena mereka bersentuhan langsung dengan warga. Dengan kolaborasi yang baik, berbagai program dapat berjalan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Dwi Sunu.
Ia menambahkan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas para kader dan unsur kewilayahan dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah, khususnya pelayanan yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Sementara itu, Puskesmas Mangli sebagai salah satu fasilitas pelayanan kesehatan turut mendorong penguatan peran masyarakat melalui kader dan jejaring kewilayahan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan pola pelayanan yang lebih dekat, responsif, dan berkelanjutan.
Melalui pelaksanaan Tahap II Pemberdayaan Masyarakat ini, Kecamatan Kaliwates menegaskan komitmennya untuk terus membangun kerja sama antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader, serta masyarakat. Dengan keterlibatan bersama, pembangunan di tingkat kelurahan diharapkan semakin partisipatif dan mampu menjawab kebutuhan warga secara nyata. (as)