logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumberbaru

Tajemtra 2026 Pecahkan Rekor, Camat Sumberbaru: Semangat Kebersamaan Harus Terus Dijaga

  • 06 September 2026
  • Dibaca 49 Kali
Bagikan Via:
tajemtra-2026-pecahkan-rekor-camat-sumberbaru-semangat-kebersamaan-harus-terus-dijaga-20260906

Tajemtra 2026 Pecahkan Rekor, Camat Sumberbaru: Semangat Kebersamaan Harus Terus Dijaga

JEMBER, 06 SEPTEMBER 2026 - Gerak Jalan Tanggul–Jember Tradisional (Tajemtra) 2026 kembali mencatat sejarah. Digelar pada Sabtu, 05 September 2026, kegiatan tahunan tersebut diikuti 25.613 peserta, menjadikannya jumlah peserta tertinggi dalam catatan pelaksanaan 2015–2026.

Tajemtra bukan sekadar kegiatan olahraga. Tradisi yang telah berlangsung sejak 1977 tersebut telah menjelma menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat Kabupaten Jember. Pada pelaksanaan tahun ini, puluhan ribu peserta berjalan bersama menempuh rute sekitar 29,4 kilometer, dari Alun-Alun Tanggul menuju Alun-Alun Jember.

Besarnya jumlah peserta menunjukkan bahwa tradisi yang telah berlangsung hampir setengah abad itu tetap mampu menyatukan masyarakat lintas generasi. Pelajar, ASN, pekerja, komunitas, organisasi, hingga masyarakat umum melebur dalam satu perjalanan panjang tanpa sekat.

Antusiasme tersebut juga mendapat perhatian dari jajaran pemerintahan di tingkat kecamatan. Camat Sumberbaru, Mohamad Faridj Wadjdi, S.Sos., menilai Tajemtra memiliki nilai lebih dari sekadar olahraga karena mampu membangun kebersamaan dan memperkuat hubungan antarmasyarakat.

Menurut Faridj, semangat mengikuti Tajemtra harus dimaknai sebagai semangat untuk menjaga kekompakan, ketahanan, serta kebersamaan masyarakat dalam membangun daerah.

“Tajemtra bukan hanya tentang siapa yang paling cepat sampai di garis finis. Yang lebih penting adalah bagaimana kita berjalan bersama, saling menguatkan dan menjaga semangat kebersamaan,” ujar Faridj.

Ia mengatakan, tingginya partisipasi masyarakat tahun ini menjadi gambaran bahwa Tajemtra masih memiliki tempat istimewa di hati masyarakat Jember.

Bagi Kecamatan Sumberbaru, keterlibatan dalam Tajemtra juga menjadi bagian dari upaya memperkuat semangat gotong royong dan kebersamaan antarpegawai pemerintahan serta masyarakat.

“Semangat seperti ini harus terus kita rawat. Tradisi boleh berkembang mengikuti zaman, tetapi nilai persaudaraan, sportivitas dan kebersamaan jangan sampai hilang,” katanya.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat. Ia menyebut Tajemtra harus terus dikembangkan agar tidak hanya besar dari sisi jumlah peserta, tetapi juga memberikan dampak bagi masyarakat dan perekonomian daerah.

Sepanjang lintasan, Tajemtra juga menghadirkan aktivitas masyarakat, UMKM, pedagang, serta berbagai kreativitas peserta. Dengan demikian, gelaran tersebut tidak hanya menjadi agenda olahraga, tetapi turut menciptakan ruang interaksi sosial dan pergerakan ekonomi masyarakat.

Memasuki usia hampir setengah abad sejak pertama kali digelar pada 1977, Tajemtra 2026 membuktikan bahwa sebuah tradisi dapat tetap hidup ketika masyarakat merasa memiliki dan terus mewariskannya kepada generasi berikutnya.

Dari Tanggul menuju Jember, puluhan ribu langkah akhirnya menjadi satu cerita: tentang olahraga, tradisi, persaudaraan dan kebanggaan masyarakat Jember. (jh8)

Galeri Foto