logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup

Tak Hanya Bersihkan Makam, DPRKPLH Jember Perbaiki Makam Ambruk dan Pangkas Kayu di Patrang

  • 06 November 2026
  • Dibaca 20 Kali
Bagikan Via:
tak-hanya-bersihkan-makam-dprkplh-jember-perbaiki-makam-ambruk-dan-pangkas-kayu-di-patrang-20261106

Tak Hanya Bersihkan Makam, DPRKPLH Jember Perbaiki Makam Ambruk dan Pangkas Kayu di Patrang

JEMBER, 6 NOVEMBER 2026 – Menjaga kawasan pemakaman tetap bersih, aman, dan tertata membutuhkan perhatian secara berkelanjutan. Tidak hanya membersihkan rumput liar atau sampah, kondisi pepohonan hingga bangunan makam juga menjadi bagian penting yang harus diperhatikan. Hal inilah yang dilakukan tim pemakaman Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman (PSU) DPRKPLH Kabupaten Jember di kawasan makam non-Muslim Patrang, Jumat (6/11/2026).

Sejak pagi, petugas pemakaman bergerak melakukan sejumlah pekerjaan pemeliharaan di area makam. Kali ini, penanganan difokuskan pada pemangkasan atau perapian kayu dan ranting pohon yang dinilai perlu ditertibkan, serta memperbaiki sejumlah bagian makam yang mengalami kerusakan hingga ambruk.

Kondisi kayu dan ranting yang terlalu rimbun atau menjulur ke area makam dapat mengganggu kerapian lingkungan. Bahkan, apabila dibiarkan, ranting yang rapuh berpotensi patah dan membahayakan area di sekitarnya. Karena itu, petugas melakukan penanganan dengan merapikan bagian-bagian yang perlu dipangkas.

Selain pekerjaan tersebut, tim juga melakukan perbaikan pada makam yang mengalami kerusakan dan ambruk. Penanganan ini dilakukan agar kondisi makam kembali lebih tertata dan tidak semakin rusak. Dengan adanya perbaikan, lingkungan pemakaman diharapkan tetap terjaga serta memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang untuk berziarah.

Korlap makam, Antok, menyampaikan bahwa pemeliharaan kawasan pemakaman tidak bisa hanya berfokus pada kebersihan permukaan, tetapi juga harus memperhatikan kondisi fisik lingkungan secara menyeluruh.

“Bagi kami, menjaga makam bukan sekadar membersihkan area sekitarnya. Kondisi pepohonan dan bangunan makam juga harus diperhatikan. Kalau ada kayu yang perlu dirapikan atau makam yang ambruk, tentu harus segera ditangani agar lingkungan tetap aman, rapi, dan nyaman bagi masyarakat yang berziarah,” ungkap Antok.

Ia juga berharap kegiatan pemeliharaan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin sehingga kerusakan yang ditemukan bisa segera ditangani sebelum semakin parah.

Melalui kegiatan tersebut, DPRKPLH Jember Bidang PSU menunjukkan komitmennya dalam menjaga fasilitas pemakaman, termasuk kawasan makam non-Muslim. Pelayanan pemeliharaan ini menjadi bagian dari kepedulian pemerintah terhadap seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang maupun keyakinan.

Sebab, merawat kawasan pemakaman bukan hanya tentang menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga bentuk penghormatan kepada mereka yang telah berpulang serta kepedulian kepada keluarga yang datang untuk mengenang orang-orang tercinta.(SLT)

Galeri Foto