Tari Lahbako: Representasi Budaya Lokal dan Simbol Ketangguhan Perempuan Jember
- 30 Juni 2025
- Dibaca 4696 Kali
Bagikan Via:
Tari Lahbako: Representasi Budaya Lokal dan Simbol Ketangguhan Perempuan Jember
Jember, Jawa Timur. Dalam upaya pelestarian seni dan budaya daerah, Pemerintah Kabupaten Jember terus mendorong eksistensi kesenian tradisional sebagai identitas kultural sekaligus media edukatif masyarakat. Salah satu bentuk kekayaan budaya tersebut tercermin dalam Tari Lahbako, sebuah tari tradisional khas Jember yang sarat makna dan filosofi.
Tari Lahbako merupakan representasi budaya lokal yang terinspirasi dari aktivitas masyarakat agraris, khususnya para perempuan petani tembakau. Sebagai salah satu komoditas unggulan daerah, tembakau memiliki nilai historis dan ekonomi yang tinggi di Kabupaten Jember. Melalui Tari Lahbako, gambaran tentang proses pengolahan tembakau, mulai dari pemetikan, penjemuran, hingga pengemasan disajikan dalam bentuk gerakan tari yang lembut, dinamis, dan berkarakter.
Lebih dari sekadar seni pertunjukan, Tari Lahbako juga memiliki nilai simbolik yang kuat sebagai cerminan ketangguhan perempuan Jember. Gerak tari yang ditampilkan menggambarkan kerja keras, ketelatenan, dan kontribusi signifikan perempuan dalam mendukung ketahanan ekonomi keluarga serta pembangunan daerah. Oleh karena itu, Tari Lahbako dipandang sebagai simbol pemberdayaan perempuan lokal yang relevan dengan semangat kesetaraan gender dalam pembangunan.
Pemerintah Daerah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Jember secara konsisten menjadikan Tari Lahbako sebagai ikon budaya daerah. Tarian ini kerap ditampilkan dalam berbagai kegiatan resmi, pameran budaya, hingga forum nasional maupun internasional, sebagai upaya promosi potensi lokal sekaligus memperkuat citra budaya Jember di kancah lebih luas.
Sebagai bagian dari strategi pengembangan sektor pariwisata berbasis budaya, keberadaan Tari Lahbako diharapkan dapat mendukung pelestarian seni tradisional, memperkuat jati diri daerah, serta memberikan ruang ekspresi bagi para pelaku seni dan komunitas budaya di tingkat lokal.
Dengan menjadikan Tari Lahbako sebagai bagian integral dari kebijakan pelestarian budaya, Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk menjaga warisan budaya sekaligus mengangkat peran strategis perempuan dalam sejarah sosial dan ekonomi masyarakat Jember. Ke depan, kesenian tradisional ini diharapkan tidak hanya menjadi warisan budaya, tetapi juga menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam membangun daerah yang berakar pada nilai-nilai luhur dan kearifan lokal.