Tekan Lonjakan Kasus Pertusis, Kelurahan Jumerto Komitmen Dukung Program Kesehatan Kecamatan Patrang
- 21 Juli 2026
- Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
Tekan Lonjakan Kasus Pertusis, Kelurahan Jumerto Komitmen Dukung Program Kesehatan Kecamatan Patrang
JEMBER, 21 JULI 2026 - Masyarakata Kabupaten Jember kini makin mudah mendapatkan akses layanan kesehatan. Melalui program Universal Health Coverage (UHC), warga cukup menunjukkan KTP elektronik (KTP-el) asal Jember untuk berobat gratis tanpa perlu mengurus perpindahan Fasilitas Kesehatan (Faskes).
Hal tersebut ditegaskan oleh Kepala UPTD Puskesmas Banjarsengon, drg. Driana Desy Purwiningsih, M.Kes., dalam kegiatan Mini Lokakarya (Minlok) Tribulanan Bidang Kesehatan Kecamatan Patrang di Aula Puskesmas Banjarsengon, Selasa 21 Juli 2026.
"Layanan ini berlaku di seluruh puskesmas dan rumah sakit di Indonesia yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan," ujar drg. Driana di hadapan 40 peserta lintas sektor.
Selain sosialisasi UHC, forum ini menyoroti kewaspadaan terhadap lonjakan kasus pertusis atau batuk 100 hari. Penyakit ini memicu kekhawatiran akibat masih ditemukannya penolakan dan penundaan imunisasi pada anak.
Tak hanya itu, masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan dini terhadap penyakit kusta yang masih ditemukan di wilayah Jember. Pengobatan sejak dini sangat diperlukan agar tidak terjadi komplikasi berat, sekaligus mengikis stigma negatif terhadap penderita.
Menanggapi berbagai tantangan kesehatan tersebut, Pemerintah Kelurahan Jumerto menegaskan kesiapannya untuk berkolaborasi penuh.
"Kami siap bersinergi bersama jajaran kesehatan dan lintas sektor di Kecamatan Patrang demi meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, khususnya di Kelurahan Jumerto," tegas Lurah Jumerto, Nurie Hadiyatie, S.E.
Kegiatan sinergi ini dihadiri jajaran Forkopimca Patrang, di antaranya Camat Patrang Ajib, S.I.P., Danramil Patrang Kapten Inf. Surjono Hadi, dan Kapolsek Patrang AKP Suparman, S.Pd.
Turut hadir pula Kepala Puskesmas Patrang dr. Gurid Anggridanggriaksiha, para lurah se-Kecamatan Patrang, serta perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Kantor Urusan Agama (KUA), Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), dan kader Posyandu. (sgk)