logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jombang

Tekan Volume Sampah Organik, Pokja 3 PKK Jombang Gerakkan Kader se-Kecamatan, Bhayangkari, dan Persit Masifkan Pembuatan Pupuk Cair

  • 10 Juni 2026
  • Dibaca 17 Kali
Bagikan Via:
tekan-volume-sampah-organik-pokja-3-pkk-jombang-gerakkan-kader-se-kecamatan-bhayangkari-dan-persit-masifkan-pembuatan-pupuk-cair-20260611

Tekan Volume Sampah Organik, Pokja 3 PKK Jombang Gerakkan Kader se-Kecamatan, Bhayangkari, dan Persit Masifkan Pembuatan Pupuk Cair

JEMBER, 10 Juni 2026 — Pokja 3 PKK Kecamatan Jombang bergerak taktis dalam mengurai persoalan sampah langsung dari hulu domestik. Tadi siang, mereka menggelar pelatihan pengolahan limbah rumah tangga menjadi pupuk organik cair (POC) dengan melibatkan seluruh anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) dari berbagai desa se-Kecamatan Jombang. Langkah taktis ini diambil sebagai respons konkret terhadap isu tumpukan sampah yang kian krusial.

Keterlibatan massal kader PKK se-Kecamatan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan edukasi pengelolaan sampah mandiri Pemkab Jember berjalan masif, terstruktur, dan merata hingga ke lapisan dasawisma. Tidak hanya dihadiri oleh kader PKK desa, kegiatan inovatif ini juga diikuti secara antusias oleh beberapa anggota ibu-ibu Bhayangkari dan juga Persit Kartika Chandra Kirana setempat. Bergabungnya berbagai unsur organisasi wanita ini menjadi simbol sinergi lintas sektor yang kuat di Kecamatan Jombang dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup bersama.

Menanggapi keterlibatan tersebut, perwakilan Bhayangkari Ranting Jombang, Ny. Dewi Imam, menyampaikan dukungannya. "Kami sangat menyambut baik kolaborasi ini. Sampah dapur adalah urusan harian kami sebagai ibu rumah tangga, dan dengan pelatihan ini kami jadi tahu cara mengolah sisa makanan menjadi sesuatu yang bernilai manfaat," ujarnya.

Senada dengan hal itu, Ny. Nabila Pranoto selaku perwakilan dari Persit Kartika Chandra Kirana Jombang menambahkan, "Ini gerakan yang sangat taktis. Selain membantu mengurangi beban sampah di TPA, hasil pupuk cairnya nanti bisa kami manfaatkan langsung untuk mendukung program kawasan pangan lestari di pekarangan rumah masing-masing."

Dengan melatih para kader di tingkat kecamatan dan desa yang berkolaborasi dengan Bhayangkari serta Persit, diharapkan volume sampah basah yang mengalir ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) dapat ditekan drastis langsung dari sumbernya (domestik). Pihak Pokja 3 PKK Jombang menjelaskan bahwa sampah organik rumah tangga seringkali memicu masalah lingkungan baru, seperti bau menyengat dan pencemaran tanah jika dibiarkan menumpuk begitu saja di bak sampah tanpa ada penanganan khusus.

Oleh karena itu, pengolahan limbah dapur menjadi pupuk cair ini hadir menjadi solusi ganda yang sangat cerdas: menyelesaikan masalah kebersihan lingkungan sekaligus menghasilkan formula penyubur tanah alami yang ramah lingkungan. Proses pembuatannya yang relatif mudah dan menggunakan bahan sisa dapur harian dinilai sangat aplikatif untuk diterapkan oleh siapa saja di rumah masing-masing tanpa memerlukan modal yang besar.

"Masalah sampah ini tidak akan selesai kalau kita hanya mengandalkan petugas kebersihan di hilir atau TPA saja. Melalui pelatihan pengolahan limbah jadi pupuk cair ini, kami bersama ibu-ibu Bhayangkari dan Persit ingin memberikan solusi hulu, yaitu menyelesaikan sampah organik langsung di dapur masing-masing sebelum keluar pagar rumah," tegas Ny. Yuli Faris, selaku Ketua TP. PKK Kecamatan Jombang di hadapan seluruh peserta pelatihan.

Pengembangan keterampilan pengelolaan limbah domestik ini diharapkan melahirkan agen-agen perubahan lingkungan yang baru di tengah masyarakat. Ketika para kader PKK, anggota Bhayangkari, dan Persit mulai menerapkan metode fermentasi pupuk cair ini di lingkungan tempat tinggal mereka, kesadaran kolektif warga sekitar secara otomatis akan ikut terbangun.

Melalui jaringan kader PKK se-Kecamatan Jombang yang solid serta dukungan penuh dari lini organisasi mitra seperti Bhayangkari dan Persit, gerakan pembuatan pupuk cair ini optimis dapat menciptakan ekosistem lingkungan yang mandiri di masa depan. Masyarakat Jombang kini dituntun untuk tidak lagi sekadar membuang sampah, tetapi naik kelas menjadi masyarakat yang aktif mengolah dan memanfaatkan limbah demi kelestarian bumi.

Galeri Foto