logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Pendidikan

Tembus Pelosok Darungan, Gus Fawait dan Kawendra Hadirkan Pelayanan Home Care bagi Lansia

  • 19 Oktober 2026
  • Dibaca 35 Kali
Bagikan Via:
tembus-pelosok-darungan-gus-fawait-dan-kawendra-hadirkan-pelayanan-home-care-bagi-lansia-20261020

Tembus Pelosok Darungan, Gus Fawait dan Kawendra Hadirkan Pelayanan Home Care bagi Lansia

JEMBER, 19 OKTOBER 2026 - Kepedulian terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian menjadi gambaran nyata pelayanan publik yang humanis. Bupati Jember Muhammad Fawait, atau yang akrab disapa Gus Fawait, bersama anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kawendra Lukistian, turun langsung mengunjungi warga melalui program Home Care di Dusun Sumberbulus, Desa Darungan, Kecamatan Tanggul, Minggu 18 Oktober 2026.

Kegiatan yang melibatkan jajaran kepala organisasi perangkat daerah (OPD), tenaga kesehatan, dan pemerintah setempat ini menyasar tiga warga lanjut usia, yakni Suna, Sugito, dan Suri. Titik kumpul rombongan berada di Puskesmas Klatakan sebelum melanjutkan perjalanan menuju rumah warga yang membutuhkan pelayanan langsung.

Untuk menjangkau lokasi, rombongan harus menggunakan sepeda motor karena akses jalan menuju permukiman cukup terjal dan sulit dilalui kendaraan roda empat. Kondisi tersebut memperlihatkan tantangan yang dihadapi tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang tinggal jauh dari fasilitas kesehatan.

Salah satu warga yang dikunjungi adalah Suna, 68 tahun. Ia menghadapi persoalan kesehatan berupa luka pada kedua kaki yang berkaitan dengan diabetes melitus (DM). Di tengah kondisi tersebut, Suna juga membutuhkan perhatian sosial karena belum menerima bantuan sosial dan dukungan keluarga yang terbatas. Anak-anaknya telah berkeluarga, tetapi pendampingan terhadap dirinya masih menjadi persoalan.

Kondisi Suna menjadi pengingat bahwa persoalan lansia tidak hanya berkaitan dengan kesehatan, tetapi juga menyangkut kesejahteraan, dukungan keluarga, dan akses terhadap program bantuan. Meski telah memiliki Kartu Keluarga dan KTP, kondisi sosial ekonominya tetap perlu di tindaklanjuti melalui pendataan serta koordinasi dengan instansi terkait.

Kunjungan berikutnya menyasar Sugito, 69 tahun, seorang lansia sekaligus penyandang disabilitas. Dalam kegiatan tersebut, pelayanan tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga menjangkau kebutuhan administrasi kependudukan. Perekaman dan pemutakhiran data KTP dilakukan secara langsung di lokasi agar warga dengan keterbatasan mobilitas lebih mudah memperoleh layanan.

Sementara itu, Suri, 68 tahun, juga menjadi penerima kunjungan. Pemeriksaan kesehatan dan pelayanan administrasi kependudukan menjadi bagian dari upaya memastikan warga yang kesulitan menjangkau fasilitas pelayanan tetap memperoleh hak dasarnya.

Bupati Jember Muhammad Fawait menegaskan bahwa pemerintah harus hadir secara langsung untuk memastikan pelayanan benar-benar diterima masyarakat.

“Hari ini saya datang bersama-sama ke rumah panjenengan semua. Saya ingin memastikan apakah benar warga saya, masyarakat Jember, sudah mendapatkan pelayanan dengan baik,” ujar Gus Fawait.

Menurut Gus Fawait, program Home Care merupakan bagian dari upaya memperluas akses pelayanan dasar, terutama bagi masyarakat yang menghadapi keterbatasan untuk datang ke puskesmas atau rumah sakit. Pelayanan jemput bola juga menjadi sarana untuk mengetahui persoalan lain yang membutuhkan perhatian pemerintah, termasuk kondisi tempat tinggal warga.

Kehadiran Kawendra Lukistian dalam kegiatan tersebut turut memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan wakil rakyat. Ia mengapresiasi upaya pemerintah yang bersedia turun langsung menemui masyarakat meskipun harus melewati medan yang sulit.

“Pemimpin itu harus langsung merasakan apa yang dirasakan masyarakat. Hari ini saya melihat bagaimana Gus Fawait berjuang untuk merasakan denyut nadi itu dan langsung datang ke tempatnya,” ungkap Kawendra.

Kawendra juga menyatakan kesiapannya untuk bersinergi dalam membantu penanganan persoalan rumah warga yang membutuhkan perbaikan, termasuk melalui koordinasi dengan pemerintah pusat dan kementerian terkait sesuai persyaratan program yang berlaku.

Kegiatan ini memperlihatkan bahwa pelayanan Home Care memiliki arti lebih luas daripada pemeriksaan kesehatan. Kunjungan langsung memungkinkan pemerintah mengidentifikasi kebutuhan warga secara lebih menyeluruh, mulai dari perawatan medis, dokumen kependudukan, hingga persoalan kesejahteraan dan kelayakan tempat tinggal.

Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Jember berharap pelayanan publik semakin mudah dijangkau oleh masyarakat, khususnya lansia dan penyandang disabilitas di wilayah pelosok. Kepedulian terhadap warga rentan tidak cukup berhenti pada kunjungan. Diperlukan tindak lanjut yang berkelanjutan agar kebutuhan kesehatan, administrasi, dan sosial mereka benar-benar tertangani. Sebab, ukuran keberhasilan pelayanan bukan hanya seberapa jauh pemerintah datang, melainkan seberapa nyata perubahan yang dirasakan masyarakat setelah pemerintah hadir. (puja)

Galeri Foto