Tim Gabungan Lakukan Survei Lokasi Rawan Longsor di Aliran Sungai Kali Jompo Kelurahan Kepatihan
- 13 Oktober 2026
- Dibaca 10 Kali
Bagikan Via:
Tim Gabungan Lakukan Survei Lokasi Rawan Longsor di Aliran Sungai Kali Jompo Kelurahan Kepatihan
JEMBER, 13 OKTOBER 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember melalui instansi terkait melakukan survei lokasi rencana pemasangan tangkis dan bronjong di sepanjang aliran Sungai Kali Jompo yang melintasi permukiman warga RW 13 dan RW 14, Lingkungan Kauman, Kelurahan Kepatihan, Selasa 13 Oktober 2026. Survei ini dilakukan untuk memetakan titik rawan longsor sekaligus menentukan kebutuhan teknis penanganan tebing sungai guna melindungi permukiman warga.
Survei dipimpin oleh Amang dan Agus dari UPT WSDA Bondoyudo Baru Lumajang serta Dandi dan Ahmad Suli dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Jember. Tim turut didampingi Muhammad Hatta Fathoni, Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Kepatihan, serta disambut Sunardi selaku Ketua RT 2 RW 14 bersama perwakilan warga setempat.
Dalam survei tersebut, tim teknis menyusuri bantaran sungai untuk mengamati kondisi tebing, tingkat kerusakan tanah, kemiringan lereng, serta jarak bangunan warga dari tepi sungai. Sejumlah titik menjadi perhatian karena berpotensi mengalami pengikisan akibat derasnya arus air, terutama saat musim hujan.
Tim juga melakukan pengukuran di beberapa lokasi sebagai bahan penyusunan perencanaan teknis pemasangan tangkis dan bronjong. Langkah ini diharapkan dapat membantu menentukan bentuk dan prioritas penanganan yang sesuai dengan kondisi lapangan.
Muhammad Hatta Fathoni menyampaikan bahwa warga RW 13 dan RW 14 telah menyampaikan kekhawatiran terhadap potensi longsor di sekitar permukiman mereka, terutama ketika hujan deras melanda.
“Kami berharap hasil survei ini dapat segera ditindaklanjuti dengan penanganan yang tepat agar permukiman warga di RW 13 dan RW 14, Lingkungan Kauman, lebih aman dari ancaman longsor dan pengikisan tebing sungai,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Sunardi selaku Ketua RT 2 RW 14. Menurutnya, peninjauan langsung oleh instansi terkait memberikan harapan bagi warga agar persoalan yang selama ini dikhawatirkan mendapat penanganan.
“Kami selama ini khawatir ketika hujan deras turun karena tebing sungai sering tergerus. Terima kasih atas perhatian dan kesediaan tim melakukan survei langsung. Kami berharap penanganannya dapat segera direalisasikan,” katanya.
Hasil survei selanjutnya akan menjadi bahan penyusunan laporan teknis dan usulan prioritas penanganan oleh instansi terkait. Dokumen tersebut diharapkan dapat mendukung proses perencanaan dan pengajuan anggaran untuk pekerjaan perlindungan tebing Sungai Kali Jompo di wilayah Kelurahan Kepatihan.
Melalui koordinasi lintas instansi dan pemetaan kondisi lapangan, upaya penanganan ini diharapkan dapat meningkatkan keamanan permukiman serta mengurangi risiko longsor dan pengikisan tanah di sepanjang bantaran sungai. (fik)