Tim Home Care Bersama Puskesmas Banjarsengon Jangkau Warga Penderita Stroke
- 16 Oktober 2026
- Dibaca 34 Kali
Bagikan Via:
Tim Home Care Bersama Puskesmas Banjarsengon Jangkau Warga Penderita Stroke
JEMBER, 16 OKTOBER 2026 โ Pemerintah Kabupaten Jember terus berupaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui program Home Care. Kali ini, tim Home Care bersama tenaga kesehatan Puskesmas Banjarsengon mengunjungi Maryati, warga Kelurahan Banjarsengon, Kecamatan Patrang, yang telah menderita stroke selama lima tahun, Jumat 16 Oktober 2026.
Kunjungan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap warga yang membutuhkan pendampingan kesehatan, terutama mereka yang memiliki keterbatasan mobilitas sehingga kesulitan mengakses fasilitas pelayanan kesehatan.
Dalam kunjungan itu, tim Home Care bersama tenaga kesehatan Puskesmas Banjarsengon memeriksa kondisi kesehatan Maryati. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tekanan darahnya juga tinggi sehingga memerlukan perhatian dan pemantauan lebih lanjut.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember, Isnaini Dwi Susanti, S.H., M.Si., mengatakan, program Home Care menjadi salah satu upaya untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan tetap mendapatkan perhatian.
โBeliau sudah mengalami stroke selama lima tahun. Saat kami melakukan kunjungan bersama tim Home Care dan Puskesmas Banjarsengon, diketahui bahwa tekanan darahnya juga tinggi. Alhamdulillah, melalui program Home Care ini, masyarakat yang memiliki keterbatasan mobilitas bisa mendapatkan pemeriksaan dan perhatian kesehatan secara langsung,โ ujar Isnaini.
Menurutnya, pelayanan yang menjangkau warga hingga ke rumah menjadi langkah penting untuk mengetahui kondisi kesehatan masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. Dengan demikian, kebutuhan pendampingan dapat diidentifikasi dan ditindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan serta anjuran tenaga kesehatan.
Keterlibatan DPMPTSP Kabupaten Jember dalam program tersebut juga mencerminkan dukungan terhadap upaya pemerintah daerah menghadirkan pelayanan publik yang responsif dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Pelayanan publik tidak hanya menyangkut administrasi dan perizinan, tetapi juga memerlukan kolaborasi lintas sektor agar manfaat program pemerintah dapat dirasakan secara langsung oleh warga.
Sinergi dengan Puskesmas Banjarsengon menjadi bagian penting dalam pelaksanaan layanan tersebut, khususnya untuk pemeriksaan kesehatan dan penentuan tindak lanjut sesuai kondisi pasien. Pemeriksaan berkala, pemantauan tekanan darah, serta kepatuhan terhadap anjuran tenaga medis perlu menjadi perhatian, terutama bagi warga dengan riwayat penyakit kronis. (jun)