logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Bangsalsari

Tindak Lanjut Laporan Wadul Gus’e, Kecamatan Bangsalsari Dampingi Penanganan ODGJ di Desa Langkap

  • 07 September 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
tindak-lanjut-laporan-wadul-guse-kecamatan-bangsalsari-dampingi-penanganan-odgj-di-desa-langkap-20260907

Tindak Lanjut Laporan Wadul Gus’e, Kecamatan Bangsalsari Dampingi Penanganan ODGJ di Desa Langkap

JEMBER, 07 SEPTEMBER 2026– Pemerintah Kecamatan Bangsalsari bersama tenaga kesehatan Puskesmas Bangsalsari dan Pemerintah Desa Langkap melakukan tindak lanjut atas laporan masyarakat melalui kanal Wadul Gus’e terkait seorang warga dengan gangguan jiwa yang dilaporkan meresahkan lingkungan sekitar di Dusun Tegalan, Desa Langkap, Kecamatan Bangsalsari, Senin 07 September 2026.

Kegiatan berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 12.00 WIB di wilayah RT 02/RW 04 Dusun Tegalan. Tim yang hadir terdiri dari staf Kecamatan Bangsalsari, tim tenaga kesehatan Puskesmas Bangsalsari, serta perwakilan Pemerintah Desa Langkap.

Dalam kunjungan tersebut, tim tenaga kesehatan Puskesmas Bangsalsari melakukan pemeriksaan terhadap warga yang dilaporkan mengalami gangguan jiwa.

Selain pemeriksaan kesehatan, dilakukan pula komunikasi dan musyawarah bersama pihak keluarga untuk membahas langkah perawatan dan penanganan lanjutan.

Hasil musyawarah menyepakati bahwa pihak keluarga bersedia apabila warga tersebut mendapatkan perawatan lanjutan di RSJ Lawang.

Selanjutnya, setelah dilakukan koordinasi dengan Tim Liposos Kabupaten Jember, proses penjemputan untuk mendapatkan perawatan lanjutan direncanakan dilakukan pada Rabu (9/9/2026).

Kasi PMKS Kecamatan Bangsalsari, Novi Arifiani, S.T., M.T., menyampaikan bahwa tindak lanjut laporan masyarakat dilakukan dengan mengedepankan koordinasi bersama keluarga serta tenaga kesehatan.

“Setiap laporan masyarakat tentu perlu ditindaklanjuti dengan pendekatan yang tepat. Dalam penanganan warga yang mengalami gangguan jiwa, kita harus mengedepankan sisi kemanusiaan, keselamatan, serta melibatkan keluarga dan tenaga kesehatan,” ujar Novi.

Menurutnya, langkah perawatan lanjutan perlu dilakukan secara terkoordinasi agar warga yang membutuhkan penanganan dapat memperoleh layanan yang sesuai.

“Kami bersyukur pihak keluarga dapat bermusyawarah dan bersedia untuk dilakukan perawatan lanjutan. Selanjutnya kami koordinasikan dengan pihak terkait agar proses penjemputan dan penanganannya dapat berjalan dengan baik,” tambahnya.

Novi juga mengimbau masyarakat agar apabila menemukan kondisi serupa di lingkungan masing-masing, tidak melakukan tindakan yang dapat memperburuk keadaan, melainkan segera menyampaikan laporan kepada pemerintah desa, kecamatan, tenaga kesehatan, atau melalui kanal pengaduan yang tersedia.

“Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga lingkungan dengan tetap memberikan perlakuan yang manusiawi. Jika ada warga yang membutuhkan penanganan khusus, sebaiknya segera dilaporkan agar dapat ditindaklanjuti bersama pihak yang berkompeten,” pungkasnya.

Melalui koordinasi lintas sektor tersebut, Kecamatan Bangsalsari berupaya memastikan laporan masyarakat mendapatkan tindak lanjut sekaligus mendorong agar warga yang membutuhkan penanganan memperoleh pelayanan dan perawatan yang sesuai. (yun)

Galeri Foto