Tindak Lanjuti Aduan Wadul Guse, Camat Sumberjambe Datangi Warga Desa Plerean
- 02 September 2026
- Dibaca 209 Kali
Bagikan Via:
Tindak Lanjuti Aduan Wadul Guse, Camat Sumberjambe Datangi Warga Desa Plerean
JEMBER, 02 SEPTEMBER 2026 – Usai membuka kegiatan gerak jalan tingkat SD dan MI se-Kecamatan Sumberjambe, Camat Sumberjambe Umar Faroek, S.P. langsung menindaklanjuti aduan warga melalui kanal Wadul Guse dengan mendatangi seorang warga di Desa Plerean, Kecamatan Sumberjambe, Rabu 02 September 2026.
Aduan tersebut menyebutkan adanya warga bernama Farida, kelahiran 1975, yang berdomisili di Dusun Ragang dan dilaporkan mengalami persoalan terkait identitas kependudukan. Menindaklanjuti laporan itu, Camat Sumberjambe bersama PMKS, pendamping PKH, PPID, dan Pelum Kecamatan Sumberjambe turun langsung ke kediaman warga untuk memastikan kondisi sekaligus mengetahui kebutuhan pelayanan yang diperlukan.
Farida yang saat dikunjungi dalam kondisi duduk di kursi roda kemudian mendapatkan pendampingan langsung. Setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi di lapangan, diketahui bahwa yang bersangkutan sebenarnya telah memiliki identitas kependudukan. Persoalan yang perlu diselesaikan adalah revisi identitas serta pengajuan sejumlah layanan sosial yang sesuai dengan kondisi dan ketentuan yang berlaku.
Plh. Kasubag Umum dan Kepegawaian Kecamatan Sumberjambe, Suharyatik, S.E, menjelaskan, kunjungan tersebut dilakukan agar laporan yang masuk dapat ditindaklanjuti berdasarkan kondisi warga yang sebenarnya. Menurutnya, verifikasi secara langsung juga membantu memastikan layanan yang diberikan tepat sasaran.
“Setelah kami datang dan melakukan pengecekan, ternyata Ibu Farida bukan tidak memiliki identitas kependudukan. Beliau sudah memiliki identitas, tetapi memang membutuhkan revisi. Selain itu, kami juga melihat layanan sosial apa saja yang bisa diajukan sesuai kondisi beliau, sehingga penanganannya tidak hanya berhenti pada administrasi kependudukan,” ujar Suharyatik.
Dalam proses tersebut, Pemerintah Desa Plerean turut memberikan pendampingan bersama unsur terkait. Koordinasi dilakukan untuk membantu proses revisi identitas serta pengajuan layanan sosial yang dapat diakses oleh warga.
Suharyatik menambahkan, pendampingan seperti ini penting terutama bagi warga yang memiliki keterbatasan untuk mengurus pelayanan secara mandiri. Pemerintah bersama unsur pendamping berupaya agar warga tetap mendapatkan akses terhadap pelayanan yang menjadi haknya.
“Karena kondisi beliau menggunakan kursi roda, kami berusaha mendampingi langsung supaya prosesnya lebih mudah. Kami akan koordinasikan dengan pihak desa dan unsur terkait untuk tindak lanjut revisi identitas maupun layanan sosial yang memungkinkan untuk didapatkan,” tambahnya.
Tindak lanjut tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam memastikan setiap aduan masyarakat mendapat perhatian dan penanganan di lapangan.
Melalui kanal Wadul Guse, masyarakat memiliki ruang untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah. Aduan yang diterima kemudian dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi antara pemerintah kecamatan, desa, serta perangkat dan pendamping terkait.
Kunjungan ke Desa Plerean tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penyelesaian persoalan warga perlu dilakukan secara langsung dan menyeluruh. Dengan verifikasi lapangan, kebutuhan warga dapat diketahui secara lebih tepat sehingga pelayanan yang diberikan tidak hanya menyelesaikan persoalan administrasi, tetapi juga membuka akses terhadap layanan sosial yang dibutuhkan. (wd)