logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Cakru

Cegah Penyebaran Campak, Puskesmas Cakru Gandeng Kepala Sekolah PAUD dan TK Untuk Sukseskan Imunisasi ORI Campak

  • 16 Maret 2026
  • Dibaca 324 Kali
Bagikan Via:
cegah-penyebaran-campak-puskesmas-cakru-gandeng-kepala-sekolah-paud-dan-tk-untuk-sukseskan-imunisasi-ori-campak-20260316

Cegah Penyebaran Campak, Puskesmas Cakru Gandeng Kepala Sekolah PAUD dan TK Untuk Sukseskan Imunisasi ORI Campak

Upaya pencegahan penyakit campak terus digencarkan melalui berbagai langkah strategis. Salah satunya dilakukan oleh Puskesmas Cakru yang menggelar kegiatan sosialisasi Outbreak Response Immunization (ORI) Campak kepada para kepala sekolah Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Taman Kanak-kanak (TK) di wilayah kerjanya. Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman para tenaga pendidik sekaligus membangun sinergi antara sektor kesehatan dan pendidikan dalam melindungi anak-anak dari risiko penularan penyakit campak. Sosialisasi yang dilaksanakan di wilayah kerja Puskesmas Cakru tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala sekolah PAUD dan TK yang selama ini memiliki peran penting dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Dalam kegiatan tersebut, petugas kesehatan memberikan penjelasan mengenai pentingnya imunisasi ORI Campak sebagai langkah cepat untuk menghentikan potensi penularan penyakit di masyarakat, khususnya pada kelompok usia anak.

Dalam pemaparannya, tenaga kesehatan menjelaskan bahwa campak merupakan penyakit menular yang dapat menyebar dengan cepat melalui percikan droplet saat seseorang yang terinfeksi batuk atau bersin. Penyakit ini tidak hanya menimbulkan demam dan ruam pada kulit, tetapi juga dapat memicu komplikasi serius seperti infeksi paru, radang otak, hingga gangguan kesehatan lainnya jika tidak ditangani dengan baik. Melalui program ORI Campak, pemerintah berupaya memberikan perlindungan tambahan kepada anak-anak dengan memastikan mereka mendapatkan imunisasi secara lengkap. Program ini biasanya dilaksanakan ketika ditemukan potensi kejadian luar biasa atau peningkatan kasus campak di suatu wilayah, sehingga diperlukan respon cepat untuk memutus rantai penularan. Kabupaten Jember merupakan salah satu Kabupaten di Provinsi Jawa Timur yang melaksanakan kegiatan ini.

Para kepala sekolah PAUD dan TK yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Puskesmas Cakru. Mereka menilai bahwa informasi yang diberikan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman para pendidik sekaligus membantu menyampaikan edukasi yang benar kepada orang tua murid. Para kepala sekolah PAUD dan TK yang hadir dalam kegiatan sosialisasi tersebut menyambut baik upaya yang dilakukan oleh Puskesmas Cakru. Mereka menilai bahwa informasi yang diberikan sangat penting untuk meningkatkan pemahaman para pendidik sekaligus membantu menyampaikan edukasi yang benar kepada orang tua murid.

Petugas Kesehatan menyampaikan bahwa kegiatan Imunisasi ORI Campak ini akan dilaksanakan mulai tanggal 25 Maret 2026 sampai tanggal 9 April 2026. Khusus untuk sekolah PAUD TK akan dilaksanakan mulai tanggal 30 Maret 2026. Adapun sasaran imunisasi yakni usia 9 - 59 Bulan tanpa melihat riwayat Imunisasi. Tempat pelaksanaan imunisasi di Posyandu, Pustu, Puskesmas dan di Sekolah.

Melalui forum diskusi tersebut, para kepala sekolah memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai mekanisme pelaksanaan imunisasi ORI Campak di lingkungan sekolah. Mereka juga diharapkan dapat menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada wali murid sehingga program imunisasi dapat berjalan dengan lancar dan mencapai sasaran yang diharapkan.

Kepala Puskesmas Cakru menegaskan bahwa peran sekolah sangat penting dalam mendukung keberhasilan program imunisasi. Lingkungan pendidikan menjadi salah satu tempat berkumpulnya anak-anak sehingga memiliki potensi sebagai titik penyebaran penyakit apabila tidak dilakukan upaya pencegahan secara optimal. Melalui kegiatan sosialisasi ini, Puskesmas Cakru berharap seluruh pihak dapat memiliki pemahaman yang sama mengenai pentingnya imunisasi sebagai langkah perlindungan terhadap penyakit menular. Dengan kolaborasi yang baik antara tenaga kesehatan, pendidik, dan orang tua, upaya menciptakan generasi yang sehat, kuat, dan terlindungi dari penyakit dapat terwujud secara berkelanjutan.

Galeri Foto