Tinggal Sendirian di Rumah Tak Layak Huni, Sami Didatangi Tim Home Care
- 12 September 2026
- Dibaca 19 Kali
Bagikan Via:
Tinggal Sendirian di Rumah Tak Layak Huni, Sami Didatangi Tim Home Care
JEMBER, 12 SEPTEMBER 2026 – Di sebuah rumah sederhana di Desa Curahnongko, Sami, 72 tahun, menjalani hari-harinya seorang diri. Rumah yang ditempatinya pun sudah dalam kondisi tidak layak huni. Setiap malam, ia hanya ditemani dua ekor kucing yang menjadi teman sehari-harinya.
Kondisi Sami menjadi salah satu perhatian dalam kunjungan layanan Home Care Pemkab Jember yang dilakukan pada Jumat, 11 September 2026. Sami sebelumnya mengalami laka tunggal dan mengeluhkan nyeri pada bagian kaki. Saat dilakukan pemeriksaan, tim juga melihat adanya kondisi pada tulang yang tampak mengarah pada masalah skoliosis sehingga diperlukan penanganan lebih lanjut.
Kunjungan dilakukan oleh Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Jember bersama Kepala Puskesmas Curahnongko dr. Setya Nugraha Dewantara dan tim tenaga kesehatan. Kunjungan tersebut dipimpin langsung Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes PPKB Jember, Imam Firdausi.
Di tengah pemeriksaan, cerita kehidupan Sami turut terlihat dari kondisi rumah yang ditempatinya. Ia mengaku sudah terbiasa menjalani malam seorang diri sejak suaminya meninggal.
“Ya saya sehari-hari di sini. Dulu masih ada bapak (suaminya), sekarang saya ditemani sama dua kucing ini. Tidur ya ditemani mereka,” ujar Sami.
Melihat kondisi tersebut, Imam Firdausi tidak hanya melihat kebutuhan Sami dari sisi kesehatan. Kondisi tempat tinggal Sami juga langsung menjadi perhatian untuk ditindaklanjuti bersama pemerintah setempat.
Imam kemudian melaporkan kondisi Sami kepada Camat Tempurejo agar dapat dikoordinasikan untuk mendapatkan bantuan sesuai kebutuhannya. Menurutnya, kondisi rumah yang ditempati Sami menunjukkan bahwa kebutuhan warga tidak selalu berhenti pada pelayanan kesehatan.
“Ketika kami datang ke rumah, kami melihat kondisi nenek Sami tinggal sendiri di rumah yang kondisinya sudah tidak layak huni. Jadi selain melihat kondisi kesehatannya, kondisi sosial dan tempat tinggalnya juga perlu mendapat perhatian. Karena itu kami sampaikan kepada camat agar nantinya bisa diarahkan untuk mendapatkan bantuan yang sesuai,” jelas Imam.
Dari sisi kesehatan, tim melakukan pemeriksaan terhadap kondisi Sami dan melihat keluhan pada bagian kaki serta kondisi tulang yang perlu diperhatikan. Apabila dibutuhkan, hasil pemeriksaan dapat ditindaklanjuti melalui konsultasi medis dan rujukan sesuai kondisi pasien.
Dalam kunjungan tersebut, Dinas Sosial juga turut memberikan bantuan berupa pakaian dan selimut kepada Sami. Bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar pasien yang ditemukan dalam kunjungan Home Care.
Layanan Home Care Pemkab Jember sendiri merupakan pelayanan kesehatan gratis yang mendatangkan tim medis langsung ke rumah warga yang membutuhkan. Dengan layanan ini, pemeriksaan dapat dilakukan lebih dekat, sekaligus memungkinkan tenaga kesehatan melihat kondisi pasien dan lingkungan tempat tinggalnya secara langsung.
Kunjungan kepada Sami menjadi gambaran bahwa ketika pelayanan kesehatan datang ke rumah, yang ditemukan bukan hanya keluhan medis. Ada pula kondisi sosial yang dapat menjadi perhatian bersama dan ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas sektor. (nay)