logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu

Tingkatkan Akuntabilitas, DPMPTSP Jember Perkuat Perencanaan Berdampak Lewat Asistensi SAKIP

  • 18 Juni 2026
  • Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
tingkatkan-akuntabilitas-dpmptsp-jember-perkuat-perencanaan-berdampak-lewat-asistensi-sakip-20260619

Tingkatkan Akuntabilitas, DPMPTSP Jember Perkuat Perencanaan Berdampak Lewat Asistensi SAKIP

JEMBER, 18 JUNI 2026 - Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Jember terus berkomitmen meningkatkan kualitas perencanaan dan akuntabilitas kinerja organisasi.

Langkah strategis ini diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Asistensi Tindak Lanjut Hasil Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP).

Kegiatan ini berlangsung di Aula Bawah Pemerintah Kabupaten Jember pada Rabu, 17 Juni 2026, bersama tim asistensi SAKIP Kabupaten Jember yang diprofesori oleh Mudrajat Kuncoro.

DPMPTSP Jember mengirimkan perwakilan resmi, yakni Dimitri Krisdhanara, S.H. dan Agus Fakhrudin, untuk mengikuti rangkaian pendampingan ini.

Program ini menjadi bagian utama upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam memperkuat penerapan SAKIP, sekaligus menindaklanjuti hasil evaluasi yang telah dilakukan sebelumnya. Fokus utamanya adalah memastikan setiap perencanaan dan pelaporan kinerja berjalan terukur dan sesuai regulasi.

Berbagai materi strategis disampaikan dalam sesi pendampingan, mulai dari penyusunan pohon kinerja berbasis hasil, hingga penguatan hubungan antara program, kegiatan, indikator, dan sasaran pembangunan.

Peserta juga dibekali panduan teknis penerapan e-SAKIP sebagai sistem pengelolaan kinerja yang terintegrasi dan akurat.

Dimitri Krisdhanara menegaskan, tujuan utama kegiatan ini adalah mengubah orientasi penyusunan dokumen. Perencanaan kinerja tidak lagi sekadar memenuhi aspek administrasi, tetapi harus benar-benar mengarah pada dampak nyata yang dirasakan masyarakat luas.

“Melalui pendampingan ini, dokumen SAKIP diarahkan agar berorientasi pada dampak dan hasil. Setiap program dan kegiatan yang kami jalankan harus mampu memberikan kontribusi jelas bagi pencapaian tujuan pembangunan daerah,” ujar Dimitri.

Pemateri juga menekankan agar perangkat daerah menghindari pola kerja yang hanya berpusat pada urusan administrasi belaka. Yang paling penting adalah memastikan adanya keterkaitan yang kuat antara perencanaan, pelaksanaan, indikator kinerja, hingga manfaat yang dihasilkan langsung bagi warga.

Bagi DPMPTSP Jember, penguatan SAKIP memiliki makna khusus dalam mendukung tugas pokoknya, terutama di bidang peningkatan investasi dan kemudahan perizinan.

Dengan perencanaan berbasis hasil, setiap kebijakan diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan kualitas pelayanan publik yang lebih prima.

DPMPTSP Jember juga menegaskan komitmennya untuk terus membenahi tata kelola pemerintahan. Sasaran utamanya adalah mewujudkan birokrasi yang akuntabel, efektif, dan berorientasi pada hasil demi pelayanan publik yang semakin baik.

Galeri Foto