logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kencong

Tingkatkan Transparansi Keuangan BUMDes, Pengurus di Kecamatan Kencong Ikuti Pelatihan Aplikasi Vita

  • 14 Oktober 2026
  • Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
tingkatkan-transparansi-keuangan-bumdes-pengurus-di-kecamatan-kencong-ikuti-pelatihan-aplikasi-vita-20261014

Tingkatkan Transparansi Keuangan BUMDes, Pengurus di Kecamatan Kencong Ikuti Pelatihan Aplikasi Vita

JEMBER, 14 OKTOBER 2026 – Upaya meningkatkan akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) terus dilakukan melalui pemanfaatan teknologi digital. Salah satunya melalui sosialisasi dan pelatihan aplikasi keuangan Vita bagi pengurus BUMDes yang dilaksanakan di Aula Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember, pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Kegiatan ini bertujuan membantu pengurus BUMDes menyusun laporan keuangan secara lebih tertib, sistematis, dan transparan. Penggunaan aplikasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses pencatatan transaksi hingga penyusunan laporan keuangan, sekaligus mendukung tata kelola usaha desa yang lebih profesional.

Dalam kegiatan tersebut, Daris Surahmah, S.E., M.M menjelaskan bahwa digitalisasi menjadi salah satu langkah penting untuk menjawab tantangan pengelolaan keuangan BUMDes, terutama bagi pengurus yang belum memiliki latar belakang pendidikan akuntansi.

Menurutnya, aplikasi Vita diharapkan dapat menjadi alat bantu bagi pengurus dalam menjalankan administrasi keuangan sesuai ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, pengelolaan keuangan tidak hanya berorientasi pada pencatatan transaksi, tetapi juga pada keterbukaan dan pertanggungjawaban penggunaan dana usaha desa.

Pelatihan dipandu oleh konsultan dari penyedia aplikasi yang merupakan alumni Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) dan memiliki keahlian di bidang akuntansi serta pelaporan keuangan BUMDes.

Pelaksanaan kegiatan mengombinasikan sosialisasi melalui Zoom dengan pelatihan secara tatap muka. Metode tersebut diterapkan agar peserta tidak hanya memahami konsep dan fungsi aplikasi, tetapi juga mendapatkan pemahaman teknis mengenai penerapannya dalam kegiatan operasional BUMDes.

Peserta berasal dari pengurus BUMDes Kecamatan Jombang dan Kecamatan Kencong. Dari Kecamatan Jombang, tercatat empat dari enam desa mengikuti kegiatan, sedangkan dari Kecamatan Kencong diikuti oleh perwakilan pengurus BUMDes dari lima desa.

Camat Kencong, Leon Lazuardy, S.T., menyambut baik upaya peningkatan kapasitas pengurus BUMDes melalui pemanfaatan teknologi digital. Menurutnya, kemampuan mengelola administrasi dan keuangan secara tertib merupakan bagian penting dalam mendorong BUMDes menjadi lembaga usaha desa yang sehat dan berkelanjutan.

“Pengelolaan keuangan yang tertib, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan merupakan fondasi penting bagi kemajuan BUMDes. Kami berharap melalui pelatihan ini, pengurus semakin memahami tata kelola keuangan yang baik sehingga potensi usaha desa dapat dikembangkan secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.

Daris Surahmah dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Jember menekankan pentingnya peningkatan kompetensi pengurus BUMDes, khususnya dalam administrasi dan penyusunan laporan keuangan.

Menurutnya, pemanfaatan aplikasi digital diharapkan mampu mempermudah pekerjaan pengurus sekaligus meningkatkan kualitas pelaporan. Namun, penerapan teknologi tersebut juga perlu diimbangi dengan kedisiplinan dalam melakukan pencatatan serta pemahaman terhadap aturan pengelolaan keuangan yang berlaku.

“Melalui pelatihan ini, kami berharap pengurus BUMDes semakin terampil dalam menyusun laporan keuangan. Digitalisasi bukan sekadar menggunakan aplikasi, tetapi juga bagaimana memastikan setiap transaksi tercatat dengan baik, laporan tersusun secara benar, dan pengelolaan usaha dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Ke depan, kegiatan sosialisasi dan pelatihan aplikasi Vita direncanakan terus dilaksanakan secara bertahap. Salah satu strategi yang disiapkan adalah menerapkan sistem pelatihan dengan mengumpulkan peserta dari sejumlah kecamatan di lokasi terdekat.

Pola tersebut diharapkan dapat mengatasi keterbatasan anggaran sekaligus memperluas jangkauan pembinaan terhadap pengurus BUMDes di Kabupaten Jember.

Melalui kegiatan ini, peningkatan kapasitas sumber daya manusia diharapkan berjalan beriringan dengan digitalisasi administrasi keuangan. Dengan tata kelola yang semakin baik, BUMDes diharapkan mampu berkembang menjadi penggerak ekonomi desa, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta memberikan kontribusi terhadap peningkatan pendapatan asli desa. (Gfr)

Galeri Foto