logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

TP PKK Kecamatan Ledokombo Gaungkan Program “LEKAS”, Dorong Gerakan Sedekah Sampah untuk Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi

  • 11 Juni 2026
  • Dibaca 11 Kali
Bagikan Via:
tp-pkk-kecamatan-ledokombo-gaungkan-program-lekas-dorong-gerakan-sedekah-sampah-untuk-lingkungan-bersih-dan-bernilai-ekonomi-20260611

TP PKK Kecamatan Ledokombo Gaungkan Program “LEKAS”, Dorong Gerakan Sedekah Sampah untuk Lingkungan Bersih dan Bernilai Ekonomi

JEMBER, 11 JUNI 2026 – Tim Penggerak PKK Kecamatan Ledokombo terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan berbasis keluarga dan lingkungan melalui kegiatan Pertemuan Rutin PKK Kecamatan Ledokombo yang digelar di Aula Kantor Kecamatan Ledokombo, Kamis (11/06/2026) pukul 08.00 hingga 11.00 WIB. Pertemuan kali ini mengangkat tema “LEKAS (Ledokombo Sedekah Sampah)”, sebuah gerakan yang bertujuan membangun kesadaran masyarakat untuk mengelola sampah secara bijak sekaligus menjadikannya sebagai sumber manfaat sosial dan ekonomi.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Ledokombo, Sultanah Zahariah, S. Keb., M. Si., dan dihadiri oleh ibu-ibu PKK dari seluruh desa se-Kecamatan Ledokombo. Pertemuan berlangsung dengan penuh antusiasme dan semangat kebersamaan, mencerminkan tingginya kepedulian kader PKK terhadap isu lingkungan yang saat ini menjadi perhatian bersama.

Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars PKK sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai kebangsaan sekaligus penguatan semangat pengabdian kader PKK dalam mendukung pembangunan masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Kecamatan Ledokombo, Sultanah Zahariah, S.Keb., M.Si., menegaskan bahwa persoalan sampah tidak lagi dapat dipandang sebagai masalah sederhana. Menurutnya, peningkatan jumlah penduduk dan aktivitas rumah tangga setiap hari menghasilkan volume sampah yang semakin besar sehingga membutuhkan kesadaran dan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.

Ia menjelaskan bahwa program LEKAS (Ledokombo Sedekah Sampah) lahir sebagai salah satu inovasi sosial yang mengajak masyarakat untuk mengubah cara pandang terhadap sampah. Sampah yang sebelumnya dianggap tidak memiliki nilai dapat dikelola, dipilah, dan dimanfaatkan untuk mendukung kegiatan sosial maupun pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Melalui program LEKAS, kami ingin menanamkan pemahaman bahwa sampah bukan hanya sesuatu yang harus dibuang, tetapi juga dapat menjadi sumber manfaat apabila dikelola dengan benar. Sedekah sampah adalah bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus wujud gotong royong untuk membantu sesama. Dari sampah yang kita kumpulkan, insyaallah akan lahir manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” ujar Sultanah Zahariah.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh kader PKK untuk menjadi pelopor perubahan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, keberhasilan program pengelolaan sampah sangat bergantung pada konsistensi edukasi yang dilakukan mulai dari tingkat keluarga.

“Kader PKK memiliki peran strategis sebagai agen perubahan. Apa yang kita lakukan hari ini harus bisa ditularkan kepada keluarga, tetangga, dan masyarakat sekitar. Jika setiap rumah tangga mampu memilah sampah sejak dari rumah, maka kita telah berkontribusi besar dalam menjaga kebersihan lingkungan sekaligus mengurangi beban tempat pembuangan akhir,” tambahnya.

Pada sesi acara inti, para peserta mendapatkan pemaparan mengenai konsep LEKAS, mekanisme pelaksanaan program, serta berbagai strategi yang dapat diterapkan di tingkat desa dan kelompok PKK. Diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai masukan dan pengalaman dari kader PKK yang selama ini telah melakukan kegiatan pengelolaan sampah secara mandiri di wilayah masing-masing.

Para peserta juga diajak memahami bahwa pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat. Lingkungan yang bersih dapat mengurangi risiko berbagai penyakit yang disebabkan oleh sampah yang menumpuk, seperti demam berdarah, diare, dan penyakit berbasis lingkungan lainnya.

Salah satu agenda penting dalam pertemuan tersebut adalah kegiatan edukasi pemilahan sampah. Dalam sesi ini, para kader diberikan pemahaman mengenai cara memilah sampah organik, anorganik, dan sampah residu sesuai dengan karakteristiknya. Edukasi ini bertujuan agar masyarakat mampu melakukan pengelolaan sampah sejak dari sumbernya, sehingga proses daur ulang dan pemanfaatan kembali dapat berjalan lebih efektif.

Para peserta juga diperkenalkan pada berbagai contoh pemanfaatan sampah rumah tangga yang memiliki nilai ekonomi, seperti pengolahan sampah organik menjadi kompos serta pengumpulan sampah anorganik yang dapat disalurkan ke bank sampah untuk didaur ulang.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Banyak kader PKK yang menyampaikan komitmennya untuk mengimplementasikan program LEKAS di desa masing-masing dan menjadikannya sebagai gerakan bersama yang berkelanjutan.

Menjelang akhir kegiatan, Ketua TP PKK Kecamatan Ledokombo kembali menegaskan pentingnya menjaga semangat gotong royong dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan produktif.

“Program ini tidak akan berhasil jika hanya dijalankan oleh segelintir orang. Diperlukan kebersamaan, kepedulian, dan komitmen dari seluruh elemen masyarakat. Saya berharap ibu-ibu PKK dapat menjadi motor penggerak yang mampu menginspirasi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan. Dengan langkah kecil yang dilakukan secara bersama-sama, kita dapat menciptakan perubahan besar bagi Ledokombo,” tuturnya.

Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar program LEKAS dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pertemuan rutin PKK kali ini menjadi bukti bahwa pemberdayaan keluarga tidak hanya berkaitan dengan aspek sosial dan ekonomi, tetapi juga mencakup upaya menjaga kelestarian lingkungan sebagai warisan bagi generasi mendatang.

Melalui gerakan LEKAS (Ledokombo Sedekah Sampah), TP PKK Kecamatan Ledokombo berharap dapat membangun budaya baru di tengah masyarakat, yaitu budaya peduli lingkungan, gemar memilah sampah, dan menjadikan sampah sebagai sumber manfaat. Dengan keterlibatan aktif seluruh kader PKK dan masyarakat, Ledokombo diharapkan mampu menjadi wilayah yang lebih bersih, sehat, dan berdaya melalui pengelolaan sampah yang berkelanjutan.(yus)

Galeri Foto