logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan

TRANSFORMASI MAJEMEN PETERNAKAN RAKYAT DKPPP KAB. JEMBER BERSAMA ISPI JEMBER MELAKSANAKAN EDUKASI KELOMPOK TERNAK SRI GOPALA.

  • 15 Oktober 2026
  • Dibaca 3 Kali
Bagikan Via:
transformasi-majemen-peternakan-rakyat-dkppp-kab-jember-bersama-ispi-jember-melaksanakan-edukasi-kelompok-ternak-sri-gopala-20261015

TRANSFORMASI MAJEMEN PETERNAKAN RAKYAT DKPPP KAB. JEMBER BERSAMA ISPI JEMBER MELAKSANAKAN EDUKASI KELOMPOK TERNAK SRI GOPALA.

PUGER — Dalam upaya meningkatkan produktivitas serta nilai ekonomi ternak sapi di Tingkat peternak rakyat, Bidang Peternakan Dinas Ketahanan Pangan, Peternakan dan Perikanan (DKPPP) Kabupaten Jember berkolaborasi dengan Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Balung dan Perkumpulan Insinyur dan Sarjana Peternakan Indonesia (ISPI) Cabang Jember menggelar kegiatan pembinaan dan pengarahan teknis di Desa Wonosari, Kecamatan Puger. Kegiatan yang berlangsung interaktif ini difokuskan pada pengurus dan anggota Kelompok Ternak Sri Gopala.

 

Fokus utama dari kegiatan ini adalah edukasi mengenai pentingnya pemberian pakan tambahan berupa konsentrat (calf starter) pada pedet (anak sapi) sebagai fondasi utama transformasi manajemen pemeliharaan dari pola tradisional menuju pola produktif berbasis keilmuan peternakan.

 

Penjelasan Teknis: Manfaat Vital Konsentrat pada Perkembangan Rumen Pedet, Menurut Ir. Purwoto, S.Pt., IPM, Sebagai Ketua PC ISPI Jember, Dalam pengarahan teknis tersebut, memaparkan secara mendalam alasan sistematis mengapa pedet tidak boleh hanya mengandalkan air susu induk dan rumput/hijauan saja.  Secara fisiologis, pedet yang baru lahir tergolong sebagai ternak non-ruminansia (pencernaan tunggal) dimana organ lambung utamanya yang berfungsi baru abomasum. Perkembangan organ rumen (babat) sangat ditentukan oleh jenis pakan yang masuk pada minggu-minggu pertama kehidupan pedet.

Berikut adalah beberapa poin penting manfaat pemberian konsentrat pada pedet:

1.      Stimulasi Perkembangan Papila Rumen (Vili-Vili Babat): Fermentasi konsentrat di dalam rumen menghasilkan Asam Lemak Terbang (VFA), khususnya Asam Propionat dan Asam Butirat. Asam-asam inilah yang memicu pertumbuhan serta pembesaran papila rumen secara cepat. Tanpa konsentrat, rumen pedet akan lambat berkembang dan dinding rumen tetap tipis.

2.      Mencegah "Sapi Buncit" (Pot-Belly) dan Diare Serat: Pemberian rumput atau hijauan bertekstur kasar pada pedet sebelum umur 2 bulan dapat menyebabkan peregangan lambung tanpa diimbangi penyerapan nutrisi yang optimal sehingga pedet terlihat buncit namun kurus. Konsentrat memberikan nutrisi padat yang mudah dicerna tanpa membebani kapasitas organ pencernaan muda.

3.      Peningkatan Average Daily Gain (ADG) / Pertambahan Bobot Badan Harian: Pedet yang diperkenalkan konsentrat (calf starter) bermutu dengan kandungan Protein Kasar (PK 18–20%) sejak umur 1 minggu akan memiliki tingkat pertumbuhan kerangka dan jaringan otot yang jauh lebih cepat dibandingkan pedet yang hanya mengandalkan susu induk.

4.      Mempercepat Masa Sapih (Early Weaning): Dengan rumen yang matang lebih awal, pedet dapat disapih lebih cepat tanpa mengalami pingsan tumbuh (weaning check). Hal ini juga berdampak positif bagi induk sapi, karena performa reproduksi induk dapat kembali pulih lebih cepat untuk siklus kebuntingan berikutnya.

Analisa Usaha Tani: Keuntungan Berlipat Lewat Pakan Tambahan Selain sisi teknis fisiologis, peternak juga dibekali dengan perhitungan analisis ekonomi terapan.

Melalui sentuhan pakan konsentrat tambahan, target performa pertumbuhan dan nilai jual pedet dapat melonjak secara signifikan:

Biaya Pakan Tambahan Konsentrat: Rp750.000 – Rp1.000.000 per ekor selama masa pembesaran awal.

•       Proyeksi Nilai Jual:

Tanpa konsentrat (pola tradisional): Rata-rata target harga jual pedet hanya berkisar di angka Rp12.000.000 pada umur 2 bulan.

Dengan konsentrat tambahan (pola terarah): Pedet tumbuh lebih bongsor, berotot, dan sehat, sehingga target harga jual mampu menembus angka Rp20.000.000 umur 4 bulan.

Dengan tambahan investasi pakan kurang lebih Rp1 juta, peternak berpotensi meraih tambahan margin pendapatan bersih sebesar Rp7.000.000 per ekor. Kepedulian ISPI Jember dan Penyerahan Bantuan Pakan Sebagai bentuk dukungan konkret terhadap transformasi manajemen peternakan rakyat di Kabupaten Jember.

 

Dalam kegiatan tersebut Bpak Ir. Purwoto, S.Pt membagikan pakan konsentrat khusus pedet secara langsung kepada seluruh pengurus dan anggota Kelompok Ternak Sri Gopala yang memiliki pedet. Penyerahan bantuan konsentrat ini merupakan simbolisasi kepedulian keprofesian ISPI Jember dalam mengawal peternak rakyat agar mampu mengadopsi teknologi pakan sederhana namun berdampak ekonomi besar.

"Kami ingin memastikan peternak tidak lagi memelihara sapi hanya sekadar jalan di tempat. Dengan alih teknologi pakan konsentrat pedet ini, ISPI Jember bersama Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Peternakan serta Puskeswan siap mendampingi peternak rakyat Desa Wonosari agar produksi pedetnya berkualitas super dan bernilai ekonomi tinggi,"  (Ir. Purwoto, S.Pt)

Galeri Foto

Perbedaan Rumen setelah pemberian Pakan Susu+Hijuan dan Susus+ Konsentrat

Perbedaan Rumen setelah pemberian Pakan Susu+Hijuan dan Susus+ Konsentrat