logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Tujuh Bumil dan Sembilan Balita Stunting di Patrang Terima Bantuan Susu

  • 22 Juni 2026
  • Dibaca 33 Kali
Bagikan Via:
tujuh-bumil-dan-sembilan-balita-stunting-di-patrang-terima-bantuan-susu-20260623

Tujuh Bumil dan Sembilan Balita Stunting di Patrang Terima Bantuan Susu

JEMBER, 22 JUNI 2026 - Sebanyak tujuh ibu hamil dengan kondisi kekurangan energi kronis (KEK) dan sembilan balita stunting di Kelurahan/Kecamatan Patrang, menerima bantuan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) berupa susu dari Pemerintah Kabupaten Jember, Senin 22 Juni 2026.

Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus mempercepat penurunan angka stunting di Kabupaten Jember.

Penerima bantuan PMT pemulihan untuk balita stunting terdiri atas Rayyan, Ananda S. Humaira, Azura, Fatan, Hizzul Fahmil, Helena, Nauval, Azril, dan Kaluna. Sementara itu, penerima bantuan untuk ibu hamil KEK yakni Alfin, Silviyah, Anggita, Rifatul Hasanah, Irawati, Mega Nuraini, dan Hilda Hanifah.

Dengan demikian, jumlah penerima manfaat program PMT pemulihan di Kelurahan Patrang mencapai 16 orang yang terdiri atas sembilan balita stunting dan tujuh ibu hamil KEK.

Kepala Seksi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kelurahan Patrang, Mujib Hani, mengatakan bantuan tersebut diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi kelompok rentan, khususnya balita stunting dan ibu hamil yang membutuhkan perhatian khusus dalam pemenuhan nutrisi.

"Program PMT pemulihan ini merupakan salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam upaya memperbaiki status gizi masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga kondisi kesehatan penerima manfaat semakin meningkat," katanya.

Menurut dia, penanganan stunting tidak dapat dilakukan secara instan, melainkan membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, hingga keluarga penerima manfaat.

Ia menjelaskan bahwa pemenuhan gizi yang cukup sejak masa kehamilan hingga usia balita menjadi faktor penting dalam mencegah terjadinya stunting dan gangguan pertumbuhan anak.

Karena itu, pihaknya mengimbau para orang tua dan ibu hamil untuk memanfaatkan bantuan yang diberikan sesuai anjuran tenaga kesehatan agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.

"Selain bantuan makanan tambahan, diperlukan juga kesadaran masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat, menjaga asupan gizi seimbang, serta rutin memeriksakan kesehatan ibu dan anak ke fasilitas kesehatan terdekat," ujarnya.

Sementara itu, PLt Lurah Patrang Hariyono mengatakan program PMT pemulihan merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam mendukung upaya percepatan penurunan stunting di wilayahnya.

Menurut dia, kolaborasi antara pemerintah, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

"Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi para penerima, baik ibu hamil maupun balita stunting. Upaya pencegahan dan penanganan stunting harus dilakukan secara bersama-sama agar dapat melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas," katanya.

Pemerintah Kabupaten Jember terus mengintensifkan berbagai program percepatan penurunan stunting melalui kolaborasi lintas sektor guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing di masa mendatang. (rus)

Galeri Foto