Tujuh Mahasiswa Asing di Asrama Polije Urus Surat Keterangan Tinggal di Tegalgede
- 15 September 2026
- Dibaca 45 Kali
Bagikan Via:
Tujuh Mahasiswa Asing di Asrama Polije Urus Surat Keterangan Tinggal di Tegalgede
JEMBER, 15 SEPTEMBER 2026 – Keberadaan tujuh mahasiswa luar negeri yang tengah menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Jember (Polije) turut menjadi perhatian dalam aspek tertib administrasi kependudukan di wilayah Kelurahan Tegalgede.
Untuk memastikan kebutuhan administrasi tersebut berjalan sesuai ketentuan, Kantor Urusan Internasional (KUI) Polije melakukan koordinasi dengan Kelurahan Tegalgede terkait pengajuan surat keterangan tinggal bagi mahasiswa asing.
Koordinasi berlangsung di ruang kerja Lurah Tegalgede, Senin, 15 September 2026. Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, S.T., M.M., bersama dua perwakilan KUI Polije, yakni Vigo Dewangga, S.S., M.Pd., selaku Ketua Kantor Urusan Internasional dan Dian Rizky, S.ST., M.Tr.P., selaku Sekretaris Kantor Urusan Internasional Polije.
Dalam koordinasi tersebut disampaikan bahwa terdapat tujuh mahasiswa luar negeri yang saat ini tinggal di asrama Polije. Asrama tersebut berada di area kampus Polije, Jalan Mastrip, Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember.
Pembahasan utama berkaitan dengan kebutuhan administrasi pengajuan surat keterangan tinggal bagi mahasiswa asing tersebut. Dokumen itu diperlukan sebagai keterangan mengenai tempat tinggal mahasiswa selama menjalani kegiatan pendidikan di lingkungan Polije.
Pihak Kelurahan Tegalgede bersama KUI Polije kemudian membahas sejumlah kelengkapan dan mekanisme administrasi yang diperlukan dalam proses pengajuan. Koordinasi secara langsung dinilai penting agar setiap tahapan dapat dilakukan secara tertib sekaligus memastikan dokumen yang diajukan sesuai dengan ketentuan dan kewenangan pelayanan di tingkat kelurahan.
Lurah Tegalgede Shierley Aisyah menyambut baik koordinasi yang dilakukan pihak Polije. Ia menilai komunikasi antara pemerintah kelurahan dan perguruan tinggi penting untuk memastikan kebutuhan administrasi mahasiswa asing dapat diproses dengan baik.
“Kami menyambut baik koordinasi dari Polije. Kehadiran mahasiswa asing di wilayah Kelurahan Tegalgede tentu perlu didukung dengan administrasi yang tertib. Karena itu, kami siap berkoordinasi sesuai kewenangan kelurahan agar proses pelayanan administrasi dapat berjalan dengan baik dan sesuai ketentuan,” ujar Shierley.
Menurutnya, tertib administrasi menjadi bagian penting dalam memberikan kepastian pelayanan, baik bagi institusi pendidikan maupun mahasiswa yang tinggal sementara di wilayah Kelurahan Tegalgede.
“Kami berharap komunikasi seperti ini terus terjalin. Dengan koordinasi yang baik, setiap kebutuhan administrasi dapat diketahui sejak awal sehingga proses pelayanan bisa lebih efektif, jelas, dan memberikan kepastian kepada pihak kampus maupun mahasiswa yang bersangkutan,” katanya.
Koordinasi tersebut sekaligus menunjukkan adanya sinergi antara pemerintah kelurahan dan institusi pendidikan dalam mendukung kelancaran pelayanan administrasi pemerintahan. Dengan komunikasi yang terjalin secara langsung, kebutuhan administrasi mahasiswa asing diharapkan dapat ditangani secara tepat serta memberikan kepastian pelayanan bagi pihak kampus maupun mahasiswa yang bersangkutan.
Kelurahan Tegalgede menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan administrasi sesuai kewenangan dan ketentuan yang berlaku. Koordinasi dengan berbagai pihak juga akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya menjaga tertib administrasi sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik bagi masyarakat di wilayah Kelurahan Tegalgede.
Langkah tersebut menjadi semakin penting seiring semakin terbukanya lingkungan pendidikan tinggi terhadap mahasiswa dari berbagai negara. Kehadiran mahasiswa asing tidak hanya menjadi bagian dari aktivitas akademik Polije, tetapi juga membutuhkan dukungan administrasi yang tertata selama mereka tinggal dan menjalankan kegiatan pendidikan di Jember. (sar)