Unduh-Unduh di GKJW Rejoagung: Wujud Iman, Budaya dan Kebersamaan
- 10 Mei 2026
- Dibaca 363 Kali
Bagikan Via:
Unduh-Unduh di GKJW Rejoagung: Wujud Iman, Budaya dan Kebersamaan
JEMBER, 10 MEI 2026 – Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) Rejoagung, Kecamatan Semboro, menggelar Pesta Syukur Unduh-Unduh pada Minggu, 10 Mei 2026, mulai pukul 09.00 WIB. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan GKJW Rejoagung ini dihadiri oleh Camat Semboro Ahmad Fauzi, Kepala Desa Rejoagung, Pendeta Rena, unsur Muspika Kecamatan Semboro, Satpol PP, TNI/Polri, serta seluruh jemaat GKJW.
Unduh-Unduh merupakan tradisi tahunan yang dilaksanakan sebagai ungkapan rasa syukur kepada Tuhan atas berkat dan hasil panen yang diterima selama satu tahun terakhir. Dalam tradisi ini, jemaat membawa berbagai hasil bumi sebagai persembahan, yang kemudian dilelang untuk mendukung kegiatan pelayanan gereja.
Rangkaian acara diawali dengan ibadah syukur yang berlangsung khidmat. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan prosesi Unduh-Unduh yang sarat nuansa budaya Jawa. Suasana penuh sukacita tampak dari partisipasi jemaat yang mengikuti kegiatan dengan antusias sebagai bentuk ungkapan syukur atas penyertaan Tuhan.
Kehadiran unsur pemerintah dan Forkopimca dalam kegiatan ini menjadi bukti nyata terjalinnya hubungan harmonis antarumat beragama di Kecamatan Semboro. Kegiatan keagamaan dan budaya seperti ini tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga mempererat persaudaraan dan kebersamaan di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Camat Semboro Ahmad Fauzi menyampaikan bahwa keberagaman yang ada di Kecamatan Semboro merupakan kekuatan yang harus terus dijaga bersama.
“Kita berpegang teguh pada semangat Bhinneka Tunggal Ika. Meskipun masyarakat Kecamatan Semboro terdiri dari berbagai agama, suku, dan budaya, alhamdulillah kita dapat hidup berdampingan dengan rukun, saling menghormati, dan saling mendukung,” ujar Ahmad Fauzi.
Ia juga mengapresiasi seluruh jemaat GKJW Rejoagung yang terus melestarikan tradisi Unduh-Unduh sebagai wujud syukur sekaligus sarana mempererat kebersamaan.
“Tradisi seperti ini sangat baik untuk terus dijaga karena tidak hanya memperkuat nilai keagamaan, tetapi juga menumbuhkan semangat gotong royong dan toleransi antarwarga,” tambahnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kehangatan. Melalui Pesta Syukur Unduh-Unduh ini, diharapkan semangat persatuan dan kerukunan antarumat beragama di Kecamatan Semboro semakin kokoh, sejalan dengan nilai-nilai kebersamaan yang telah tumbuh di tengah masyarakat. (maf)