UPTD Liposos Jember Dampingi Pemakaman Lansia Terlantar
- 23 Juli 2026
- Dibaca 37 Kali
Bagikan Via:
UPTD Liposos Jember Dampingi Pemakaman Lansia Terlantar
UPTD Liposos Jember Dampingi Pemakaman Lansia Terlantar
JEMBER, 23 Juli 2026 – UPTD Liposos Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan pelayanan kemanusiaan hingga akhir hayat. Seorang klien lansia terlantar bernama Maya (73) yang meninggal dunia pada Kamis, 23 Juli 2026, mendapatkan pendampingan penuh mulai dari proses perawatan hingga pemakaman.
Maya dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Kamis siang. Prosesi pemakaman didampingi oleh jajaran UPTD Liposos sebagai bentuk penghormatan terakhir kepada klien yang selama ini berada dalam pengasuhan pemerintah daerah.
Maya merupakan lansia terlantar yang ditemukan dalam kondisi memprihatinkan di samping Puskesmas Jember Kidul. Ia diketahui merupakan warga Jalan Gajah Mada, Lingkungan Kebon Kidul, Kelurahan Jember Kidul, Kecamatan Kaliwates. Setelah melalui proses penjangkauan, Maya kemudian masuk dan mendapatkan pelayanan di UPTD Liposos Jember sejak 8 September 2025.
Dalam beberapa pekan terakhir, kondisi kesehatannya terus menurun setelah mengalami stroke akibat terjatuh. Selama kurang lebih tiga minggu terakhir, Maya menjalani perawatan intensif dengan pendampingan dari petugas UPTD Liposos serta tenaga kesehatan. Namun, kondisinya tidak kunjung membaik hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Kamis pagi.
Kepala UPTD Liposos Jember, Roni Efendi, S.STP, mengatakan bahwa pendampingan terhadap klien tidak berhenti pada pelayanan sosial selama mereka tinggal di Liposos, tetapi juga mencakup penghormatan terakhir apabila klien meninggal dunia.
"Setiap klien yang kami dampingi adalah tanggung jawab kami. Ketika ada yang meninggal dunia, kami memastikan seluruh proses, mulai dari pengurusan administrasi hingga pemakaman, dilakukan dengan layak dan penuh penghormatan. Ini adalah bentuk kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang selama hidupnya berada dalam kondisi terlantar," ujar Roni.
Ia menjelaskan, selama berada di UPTD Liposos, Maya memperoleh berbagai layanan, mulai dari tempat tinggal, pemenuhan kebutuhan dasar, pendampingan sosial, hingga pelayanan kesehatan sesuai kondisinya. Ketika kesehatannya menurun akibat stroke, tim terus memberikan perhatian dan berkoordinasi dengan tenaga medis agar klien memperoleh penanganan yang optimal.
Roni menambahkan, pendampingan pemakaman merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan yang menjadi komitmen UPTD Liposos Jember. Menurutnya, setiap warga, termasuk mereka yang hidup dalam kondisi terlantar, berhak mendapatkan perlakuan yang bermartabat hingga akhir hayat.
"Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kami juga berharap kepedulian terhadap lansia terlantar terus menjadi tanggung jawab bersama, sehingga mereka dapat menjalani hari tua dengan lebih layak, aman, dan penuh kasih sayang," pungkasnya. (wln)