logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Warga Sumberjeruk Krisis Air Bersih, BPBD Jember Lakukan Distribusi Berkala

  • 25 Agustus 2026
  • Dibaca 65 Kali
Bagikan Via:
warga-sumberjeruk-krisis-air-bersih-bpbd-jember-lakukan-distribusi-berkala-20260825

Warga Sumberjeruk Krisis Air Bersih, BPBD Jember Lakukan Distribusi Berkala

JEMBER, 25 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Selasa, 25 Agustus 2026. Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di dua dusun yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih.

Distribusi air bersih ke-20 tersebut menyasar Dusun Kidul dan Dusun Karangpring, Desa Sumberjeruk. Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, terdapat sekitar 77 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan bantuan air bersih di sejumlah titik terdampak.

Di Dusun Kidul, kebutuhan air bersih tercatat di RT 01/RW 08 dengan sekitar 20 KK dari total 145 KK, serta RT 01/RW 06 dengan sekitar 15 KK dari total 25 KK. Sementara di Dusun Karangpring, kebutuhan tercatat di RT 02/RW 01 sebanyak sekitar 22 KK dari total 220 KK dan RT 03/RW 01 sebanyak sekitar 20 KK dari total 80 KK.

Kondisi tersebut merupakan dampak musim kemarau yang menyebabkan sejumlah sumber air warga mengalami penurunan ketersediaan. Masyarakat pun membutuhkan dukungan distribusi air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut atas permohonan Pemerintah Desa Sumberjeruk dan hasil asesmen TRC BPBD Jember. Penanganan juga mengacu pada Surat Keputusan Bupati tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Tim TRC BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 09.30 WIB. Petugas kemudian melakukan koordinasi dengan perangkat desa, RT/RW, serta warga sebelum menyalurkan air ke tandon yang tersedia dan titik-titik yang membutuhkan.

Holik Afandi, personel TRC BPBD Jember, mengatakan distribusi air bersih dilakukan secara berkala sebagai bentuk respons terhadap kebutuhan warga yang terdampak kekeringan.

“Distribusi ini merupakan tindak lanjut dari hasil asesmen di lapangan. Kami melihat masih ada warga yang membutuhkan pasokan air bersih, sehingga distribusi dilakukan secara berkala untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau,” ujar Holik.

Menurutnya, keberadaan tandon di sejumlah titik turut membantu proses distribusi sehingga air dapat dimanfaatkan bersama oleh warga di sekitar lokasi. BPBD juga terus melakukan pemantauan terhadap kondisi masyarakat dan kebutuhan air bersih di wilayah terdampak.

Dengan distribusi sebanyak 5.000 liter pada Selasa, 25 Agustus 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan BPBD Jember di wilayah tersebut dan rangkaian penanganan kekeringan tercatat mencapai 100.000 liter hingga tanggal tersebut.

BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih di lokasi terdampak dilanjutkan setiap tiga hari sekali dengan kapasitas sekitar 5.000 liter. Pola distribusi tersebut diharapkan dapat menjaga ketersediaan air bagi masyarakat selama sumber air belum kembali normal.

Kegiatan berlangsung lancar, aman, dan kondusif tanpa kendala berarti. Selain BPBD Kabupaten Jember, penanganan turut melibatkan perangkat desa, RT/RW, serta masyarakat setempat.

BPBD Jember mengimbau masyarakat di wilayah yang terdampak kekeringan agar menggunakan air secara bijak dan segera menyampaikan kebutuhan apabila terjadi kekurangan pasokan. Pemantauan serta distribusi bantuan air bersih akan terus dilakukan sesuai hasil asesmen dan perkembangan kondisi di lapangan. (bob)

Galeri Foto