Waspada El Nino dan Pangkas Birokrasi: Langkah Proaktif Dinas TPHP Jember Kawal Perluasan Tebu
- 13 Agustus 2026
- Dibaca 22 Kali
Bagikan Via:
Waspada El Nino dan Pangkas Birokrasi: Langkah Proaktif Dinas TPHP Jember Kawal Perluasan Tebu
JEMBER, 13 AGUSTUS 2026 - Cuaca yang tidak menentu dan ancaman musim kemarau panjang (El Nino) menjadi perhatian serius bagi sektor pertanian saat ini. Tidak ingin tinggal diam, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPHP) Kabupaten Jember bergerak cepat melakukan langkah nyata untuk melindungi lahan tebu para petani.
Upaya ini dibahas dalam pertemuan penting di Jember pada Kamis, 13 Agustus 2026. Kepala Dinas TPHP Jember, Drs. Moh. Djamil, M.Si., bersama Kabid Perkebunan, Rudi Indrawan, S.P., M.P., menyambut langsung tim dari Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI, termasuk Plt. Dirjen Perkebunan Heru Tri Widarto, serta Direktur Pelindungan Perkebunan, Ir. Hendratmojo Bagus Hudoro.
Dalam pertemuan tersebut, fokus utamanya adalah bagaimana petani bisa tetap menanam dengan aman meski cuaca sedang sulit. Salah satu caranya adalah dengan menyiapkan bantuan pompa air (pompanisasi) agar lahan tetap memiliki suplai air yang cukup meskipun hujan belum turun secara merata.
Selain urusan cuaca, tim dari pusat juga menekankan agar petani tidak dipersulit dengan urusan administrasi yang panjang. Alih-alih menyuruh petani datang ke kantor, petugas lapangan diminta untuk proaktif "jemput bola" mendatangi petani.
Direktur Pelindungan Perkebunan, Ir. Hendratmojo Bagus Hudoro, M.Sc., menjelaskan bahwa petugas harus lebih fleksibel dan membantu petani langsung di lapangan.
"Wah kalau kami harus satu-satu tuh, wah, ramai, Pak, bisa sebulan. Kalau kami datang ke kecamatan, ke PPL gitu. Nah, saya sampaikan itu alurnya, tapi pada praktiknya justru kenapa nggak bapak, nanti sampaikan kami, kumpulkan di mana, biar PPL-nya nyamperin," ujar Hendratmojo Bagus Hudoro saat memberikan arahan.
Dinas TPHP Jember berkomitmen penuh mendukung arahan ini. Kabid Perkebunan, Rudi Indrawan S.P., M.P., memastikan bahwa timnya siap membantu petani dalam mengurus dokumen-dokumen penting, seperti pemetaan lahan (poligon) dan pengajuan izin.
"Kami menyerap aspirasi dari bawah untuk memastikan percepatan dan sinkronisasi data di lapangan berjalan efektif," jelas Rudi Indrawan.
Dengan cara jemput bola dan antisipasi sejak dini, Dinas TPHP Jember ingin memastikan bahwa petani tidak perlu pusing mengurus dokumen maupun khawatir akan kekeringan. Langkah proaktif ini diharapkan membuat petani lebih tenang dalam bercocok tanam, sehingga target swasembada gula nasional bisa tercapai dengan lancar. (fan)