Wujudkan Pendidikan Inklusif, SLB Perpenca Panti Gelar Tasyakuran dan Peresmian Tempat Belajar Baru
- 12 September 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Wujudkan Pendidikan Inklusif, SLB Perpenca Panti Gelar Tasyakuran dan Peresmian Tempat Belajar Baru
PANTI — Komitmen nyata dalam memperluas akses pendidikan yang ramah dan setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus kembali dibuktikan di wilayah Kabupaten Jember. Hal ini tercermin dalam kegiatan tasyakuran sekaligus peresmian fasilitas belajar baru yang diinisiasi oleh SLB Perpenca Panti. Acara yang mengusung nama Rumah Belajar Disabilitas Harapan Mutiara ini digelar secara khidmat dan penuh kehangatan pada hari Sabtu, 12 September 2026, bertempat di lingkungan sekolah setempat.
Peresmian tempat belajar baru ini menjadi tonggak sejarah penting bagi perkembangan dunia pendidikan luar biasa di Kecamatan Panti. Kehadiran fasilitas yang lebih representatif, nyaman, dan inklusif diharapkan mampu menampung serta mengoptimalkan potensi anak-anak berkebutuhan khusus agar kelak menjadi generasi yang mandiri, percaya diri, dan memiliki keterampilan yang berguna bagi masa depan mereka.
Acara tasyakuran tersebut dihadiri oleh para pengurus yayasan, pendidik, wali murid, tokoh masyarakat, serta jajaran unsur pimpinan di tingkat kecamatan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat ini menunjukkan tingginya kepedulian bersama terhadap pentingnya mewujudkan lingkungan sosial yang inklusif tanpa membeda-bedakan kemampuan fisik maupun mental anak didik.
Camat Panti, Hendra Kusuma, S.Sos., M.M., yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut untuk memberikan dukungan penuh, menyampaikan apresiasi serta pandangannya yang mendalam mengenai peresmian fasilitas belajar baru ini. Dalam sesi wawancara, Hendra Kusuma menegaskan bahwa pemerintah kecamatan senantiasa siap mendukung setiap inisiatif positif yang berorientasi pada peningkatan kualitas sumber daya manusia, termasuk pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus.
"Atas nama Pemerintah Kecamatan Panti, kami menyampaikan apresiasi dan rasa bangga yang mendalam kepada seluruh jajaran pengurus SLB Perpenca Panti, para pendidik, serta para dermawan yang telah bergotong royong mewujudkan Rumah Belajar Disabilitas Harapan Mutiara ini. Pendidikan inklusif bukan hanya tentang mencerdaskan sebagian anak, tetapi tentang memastikan bahwa setiap anak, tanpa terkecuali, mendapatkan hak yang sama untuk belajar, berkembang, dan merajut mimpi-mimpi besar mereka," ujar Hendra Kusuma dengan penuh semangat.
Lebih lanjut, birokrat yang dikenal dekat dengan masyarakat ini juga menekankan bahwa keberadaan fasilitas pendidikan luar biasa ini merupakan tanggung jawab moral bersama seluruh warga. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial, menghilangkan stigma negatif terhadap disabilitas, serta bahu-membahu menciptakan lingkungan yang ramah anak berkebutuhan khusus.
"Gedung dan fasilitas yang bagus ini tidak akan berarti apa-apa tanpa adanya dukungan kepedulian yang berkelanjutan dari kita semua. Pemerintah kecamatan akan terus berupaya bersinergi dengan lembaga pendidikan seperti SLB Perpenca Panti agar fasilitas pendukung dan aksesibilitas di wilayah kita semakin ramah disabilitas. Mari kita jadikan momen peresmian ini sebagai momentum kebersamaan untuk merawat harapan anak-anak kita agar mereka tumbuh menjadi anak-anak yang hebat dan membanggakan," tambah Hendra Kusuma.
Rangkaian acara peresmian ditandai dengan prosesi pemotongan pita, peninjauan langsung ke ruang-ruang kelas baru yang didesain khusus agar ramah disabilitas, serta doa bersama yang dipanjatkan demi kelancaran dan keberkahan kegiatan belajar mengajar ke depannya. Suasana haru dan bahagia tampak jelas di wajah para guru, orang tua, dan anak-anak yang hadir, menandakan lembaran baru penuh harapan bagi dunia pendidikan inklusif di Kecamatan Panti.(Jha)