Angin Kencang Landa Rambipuji, Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan dan Rusak Rumah Warga
- 04 April 2026
- Dibaca 224 Kali
Bagikan Via:
Angin Kencang Landa Rambipuji, Pohon Tumbang Tutup Akses Jalan dan Rusak Rumah Warga
JEMBER, 03 APRIL – Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Jember pada Jumat 03 April 2026 menyebabkan sejumlah dampak kerusakan di Kecamatan Rambipuji. Peristiwa yang terjadi sejak pukul 13.30 WIB tersebut mengakibatkan pohon tumbang hingga menutup akses jalan serta merusak rumah warga di dua desa.
Di Desa Curah Malang, tepatnya di Dusun Gumuk Sari, sebuah pohon trembesi berdiameter sekitar 3 meter tumbang ke arah jalan dan sungai di bantaran dam. Akibatnya, akses lalu lintas sempat lumpuh total dan tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat. Sementara itu, di Desa Rowotamtu, pohon tumbang juga menimpa atap rumah milik seorang warga bernama Ibu Hofifah, yang mengakibatkan kerusakan ringan pada bangunan.
Laporan kejadian diterima pada pukul 15.30 WIB dan langsung ditindaklanjuti oleh BPBD Kabupaten Jember dengan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi. Tim dibagi menjadi tiga kelompok untuk mempercepat penanganan di titik-titik terdampak. Upaya yang dilakukan meliputi koordinasi lintas instansi, kaji cepat, pemotongan pohon tumbang, pengaturan lalu lintas, hingga pembersihan rumah warga yang terdampak.
Selain itu, bantuan logistik juga disalurkan kepada warga terdampak berupa paket kebersihan, sandang, selimut, matras, dan paket khusus lansia. Penanganan dilakukan hingga malam hari dan berakhir sekitar pukul 21.50 WIB, saat tim kembali ke markas.
Hingga saat ini, penanganan pohon tumbang yang menimpa rumah warga di Desa Rowotamtu telah selesai sepenuhnya. Akses jalan di Curah Malang juga sudah kembali normal setelah dilakukan pemotongan cabang pohon. Namun, proses penanganan pohon besar di bantaran dam masih berlangsung dan telah mencapai sekitar 50 persen karena ukuran pohon yang cukup besar menjadi kendala utama.
Tim Lapangan BPBD Jember, Firman Arifianto, menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. “Angin kencang yang terjadi cukup kuat hingga mampu merobohkan pohon berdiameter besar. Kami bergerak cepat untuk memastikan akses jalan kembali normal dan warga terdampak segera tertangani,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi antarinstansi menjadi kunci utama dalam percepatan penanganan. “Sinergi antara BPBD, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat sangat membantu dalam mempercepat proses evakuasi dan pembersihan di lapangan,” imbuhnya.
BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya pada musim pancaroba. Warga juga diminta untuk segera melaporkan kejadian darurat agar penanganan dapat dilakukan secara cepat dan tepat. (bob)