Dinsos Jember Kawal Sekolah Rakyat dari Open House hingga MPLS Siswa Baru
- 10 Juli 2026
- Dibaca 12 Kali
Bagikan Via:
Dinsos Jember Kawal Sekolah Rakyat dari Open House hingga MPLS Siswa Baru
JEMBER, 9 Juli 2026 - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kabupaten Jember menegaskan siap mengawal seluruh tahapan Sekolah Rakyat, mulai open house, penerimaan siswa, hingga Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) bagi peserta didik baru. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Sosial Akhmad Helmi Luqman, S.Sos., saat mendampingi Bupati Kabupaten Jember Muhammad Fawait, S.E., M.Sc., meninjau progres pembangunan Sekolah Rakyat di kawasan dekat Stadion Jember Sport Garden, Kecamatan Ajung, Kamis sore (9/7/26).
"Insya Allah hari Senin siswa hadir di sekolah baru untuk masa orientasi," ujar Helmi.
Ia mengungkapkan kendala yang dihadapi yakni kekurangan tenaga pengajar, terutama SMP dan SMA, mengingat jenjang SMA baru pertama kali dibuka. Pihaknya telah berkoordinasi dengan UPT Pendidikan Provinsi untuk penempatan guru SMA, meski berstatus guru tamu. Sementara siswa SD yang terdata masih 46 anak.
Dinsos PPPA bersama jajaran Pemkab juga membantu persiapan pengumpulan dan pengantaran siswa didampingi camat masing-masing, sekaligus menjembatani komunikasi dengan keluarga. Para camat diminta menyampaikan informasi kepada kepala desa dan RT/RW agar berkunjung ke Sekolah Rakyat, guna meyakinkan warga yang semula enggan bersedia menyekolahkan anaknya.
"Berikutnya kita kerahkan relawan beserta Tagana dan warga sekitar untuk pembersihan Sabtu-Minggu, difokuskan pada area yang akan digunakan anak-anak agar aman dari benda tajam, harapannya Senin sudah bisa dipakai orientasi siswa," tambahnya.
Terkait kekurangan tenaga pengajar, Gus Fawait menginstruksikan Kepala Dinas Pendidikan menugaskan sementara satu-dua guru dari SMP. "Terkait SDM saya perintahkan Kadis Pendidikan, dipilih SMP diambil satu-dua guru dulu. Tapi saya khawatir gajinya segitu nggak balik lagi, kita yang susah. Maka kalau provinsi kelamaan, saya perintahkan sudah ada solusinya," ujarnya, disambut tawa yang hadir.
Sementara itu, Gus Fawait, menyampaikan pembangunan Sekolah Rakyat ditargetkan rampung akhir Juli 2026, untuk anak dari keluarga miskin ekstrem kategori desil satu dan dua, jenjang SD hingga SMA. Fasilitasnya antara lain gedung sekolah, asrama, laptop bagi siswa, makan gratis tiga kali sehari plus dua kali camilan, serta dua lapangan basket dan sepak bola berstandar internasional.
Pemkab Jember menegaskan siap bersinergi dengan Kementerian Sosial RI demi suksesnya Sekolah Rakyat. Seluruh camat, lurah, hingga perangkat daerah diminta memastikan tidak ada lagi anak Jember putus sekolah karena keterbatasan ekonomi. (rou)