DPRKPLH Jember Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Mandiri dalam Pameran Pendidikan Dispendik Jember
- 12 Mei 2026
- Dibaca 98 Kali
Bagikan Via:
DPRKPLH Jember Sosialisasikan Pengelolaan Sampah Mandiri dalam Pameran Pendidikan Dispendik Jember
JEMBER, 12 MEI 2026 - Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Lingkungan Hidup (DPRKPLH) Kabupaten Jember turut ambil bagian dalam Pameran Pendidikan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Kabupaten Jember. Dalam kegiatan tersebut, DPRKPLH mengisi sesi sosialisasi pengelolaan sampah mandiri kepada peserta pameran yang didominasi guru dan siswa dari berbagai sekolah di Kabupaten Jember.
Sosialisasi menghadirkan Mentik Diyah Andayani sebagai pemateri dari DPRKPLH Kabupaten Jember. Dalam paparannya, ia mengajak masyarakat, khususnya insan pendidikan, untuk memahami pentingnya pengelolaan sampah secara bijak dan bertanggung jawab.
Menurut Mentik, pengelolaan sampah harus dimulai dari kesadaran diri dengan menerapkan langkah sederhana, seperti memilah sampah, mengurangi penggunaan barang yang berpotensi menjadi sampah, menggunakan kembali barang yang masih layak pakai, hingga mendaur ulang sampah agar memiliki nilai guna.
“Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah dan lingkungan sekitar. Masyarakat Jember harus mulai belajar memilah, mengurangi, menggunakan kembali, mendaur ulang, serta memanfaatkan sampah dengan baik,” ujarnya, Selasa 12 Mei 2026.
Ia juga menjelaskan, setelah terbitnya Surat Edaran Bupati Jember terkait pengelolaan sampah, pemerintah daerah terus melakukan pembenahan sistem pengelolaan sampah agar lebih baik, bersih, dan nyaman bagi masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan ialah penutupan sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) guna optimalisasi sistem pengelolaan sampah.
Dalam kebijakan tersebut, sampah rumah tangga masyarakat tetap diangkut oleh pemerintah daerah. Sementara itu, pelaku usaha berbadan hukum, rumah sakit, pasar, sekolah, hingga instansi pemerintahan diwajibkan mengelola sampah secara mandiri.
Mentik menegaskan bahwa sampah tidak selalu identik dengan sesuatu yang kotor dan menjijikkan. Menurutnya, sampah juga dapat memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara tepat.
“Selama ini sampah dipandang sebagai sesuatu yang menjijikkan. Padahal, jika dikelola dengan benar, sampah bisa menjadi sesuatu yang bernilai dan menjanjikan secara ekonomi,” katanya.
Sosialisasi tersebut mendapat perhatian dan antusiasme peserta pameran. Para guru dan siswa tampak aktif menyimak materi serta berdiskusi mengenai pengelolaan sampah di lingkungan sekolah maupun rumah tangga.
Melalui kegiatan ini, DPRKPLH Kabupaten Jember berharap kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda dan dunia pendidikan, semakin meningkat dalam menjaga lingkungan serta bertanggung jawab terhadap sampah yang dihasilkan. Dengan langkah kecil yang dimulai dari diri sendiri, diharapkan tercipta lingkungan Kabupaten Jember yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.