logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Gerakan Jumat Bersih di Sumberdandang Kebonsari, Upaya Pemerintah Tekan Penyebaran DBD

  • 27 Maret 2026
  • Dibaca 227 Kali
Bagikan Via:
gerakan-jumat-bersih-di-sumberdandang-kebonsari-upaya-pemerintah-tekan-penyebaran-dbd-20260327

Gerakan Jumat Bersih di Sumberdandang Kebonsari, Upaya Pemerintah Tekan Penyebaran DBD

JEMBER, 27 MARET 2026 - Upaya pencegahan penyebaran demam berdarah dengue (DBD) terus digencarkan melalui kegiatan Jumat Bersih dengan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) yang dilaksanakan di RT 01 RW 17 Lingkungan Sumberdandang, Kelurahan Kebonsari, Jumat 27 Maret 2026.

Kegiatan ini melibatkan pihak kelurahan, tenaga kesehatan dari Puskesmas Gladak Pakem, serta Babinsa Kelurahan Kebonsari. Warga setempat juga tampak antusias mengikuti pemeriksaan jentik nyamuk di lingkungan masing-masing.

Koordinator PSN Puskesmas Gladak Pakem, Roni, mengungkapkan bahwa sebanyak 80 rumah diperiksa dalam kegiatan tersebut, meliputi RT 1 hingga RT 4. Dari hasil pemeriksaan, sebanyak 75 rumah dinyatakan bebas jentik, sementara 5 rumah masih ditemukan jentik nyamuk.

“Dengan demikian, angka bebas jentik mencapai 94 persen. Angka ini cukup baik, namun masih di bawah standar ideal yang seharusnya di atas 95 persen,” jelasnya.

Selain itu, petugas juga menemukan sejumlah titik yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk, seperti area rimbun dan rumput liar yang cukup tinggi di sekitar permukiman warga.

Lurah Kebonsari berharap kegiatan PSN dan kerja bakti seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin oleh masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya membersihkan lingkungan, terutama menghilangkan genangan air di tempat terbuka yang dapat menjadi sarang jentik nyamuk.

“Mudah-mudahan kegiatan ini membawa kebaikan dan manfaat bagi masyarakat, serta meningkatkan kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gladak Pakem, dr. Tunsiyah, mengimbau para ketua RT agar aktif mengedukasi warganya untuk rutin melakukan kerja bakti dan menjaga kebersihan lingkungan.

Menurutnya, meskipun hanya ditemukan lima rumah yang terdapat jentik, potensi penyebaran tetap tinggi karena kondisi rumah yang saling berdekatan.

“Nyamuk sangat mudah berpindah di lingkungan padat penduduk. Oleh karena itu, kegiatan PSN menjadi langkah paling efektif untuk mencegah jentik berkembang menjadi nyamuk dewasa penyebab DBD,” tegasnya.

Babinsa Kelurahan Kebonsari, Kopka Agus Sudarno, yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengatakan bahwa pihaknya siap mendukung dan membantu setiap kegiatan yang bertujuan menjaga kesehatan dan kenyamanan lingkungan.

“Kami mendampingi kegiatan ini sebagai bagian dari tugas pembinaan wilayah, untuk memastikan lingkungan tetap aman, nyaman, dan kondusif,” pungkasnya. (aji)

Galeri Foto