logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Hari ke-10 Operasi Ketupat Semeru 2026, BPBD Jember Pantau Jalur Mudik dan Wisata

  • 22 Maret 2026
  • Dibaca 171 Kali
Bagikan Via:
hari-ke-10-operasi-ketupat-semeru-2026-bpbd-jember-pantau-jalur-mudik-dan-wisata-20260323

Hari ke-10 Operasi Ketupat Semeru 2026, BPBD Jember Pantau Jalur Mudik dan Wisata

JEMBER, 22 MARET 2026 - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember meningkatkan kesiapsiagaan memasuki hari ke-10 Operasi Ketupat Semeru 2026. Patroli intensif dilakukan di sejumlah titik rawan kemacetan dan destinasi wisata guna mengantisipasi potensi bencana serta gangguan keamanan selama masa mudik Lebaran.

Kepala tim patroli melaporkan pemantauan difokuskan pada tiga pos pengamanan (Pos PAM) utama, yakni Pos Gumitir, Pos Tawang Alun, dan Pos Pondok Dalem. Selain jalur arteri, petugas juga disiagakan di objek wisata populer seperti Pantai Papuma, Watu Ulo, hingga kawasan dataran tinggi Rembangan.

Situasi arus mudik di jalur lintas selatan sempat terhambat pada Minggu, 22 Maret 2026. BPBD mencatat terjadi kecelakaan tunggal di kawasan Gunung Gumitir sekitar pukul 10.30 WIB. Sebuah mobil jenis Kijang dilaporkan terperosok ke dalam jurang.

Insiden ini memicu antrean kendaraan yang mengular hingga 10 kilometer. Arus lalu lintas baru kembali normal sekitar pukul 14.30 WIB setelah petugas gabungan berhasil mengevakuasi bangkai kendaraan dari dasar jurang.

"Patroli ini kami lakukan untuk memastikan kondisi di lapangan tetap aman, baik di jalur mudik maupun lokasi wisata. Kami terus memantau risiko cuaca dan kondisi geografis yang bisa memicu bencana," ujar anggota Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Firman.

Berdasarkan data BMKG, wilayah Jember dan sekitarnya kini masuk dalam status waspada cuaca ekstrem periode 21-23 Maret 2026. Potensi hujan lebat diprediksi dapat memicu bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor.

Kondisi pesisir selatan Jember juga menjadi perhatian serius. Tinggi gelombang saat ini diperkirakan mencapai 1,25 hingga 2,5 meter.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada, terutama saat berada di jalur rawan seperti Gumitir atau tempat wisata alam. Ikuti arahan petugas," tegas anggota TRC BPBD Jember lainnya, Holik.

Sebagai langkah preventif, otoritas setempat memutuskan untuk menutup sementara objek wisata Air Terjun 7 Bidadari selama dua hari terakhir demi alasan keselamatan pengunjung.

Operasi Ketupat Semeru 2026 di Jember melibatkan kolaborasi masif antara BPBD, TNI-Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, hingga relawan komunikasi dari ORARI dan RAPI.

Hingga Minggu sore, pantauan di titik lain seperti Pos Tawang Alun terpantau ramai lancar. Sementara itu, destinasi wisata Pemandian Patemon tercatat menjadi titik terpadat dengan kunjungan mencapai 800 orang.

Masyarakat yang menghadapi kondisi darurat atau bencana di wilayah Jember diimbau segera menghubungi Call Center Pusdalops BPBD Jember melalui WhatsApp di nomor +62 851-1103-8166. (bob)

Galeri Foto