Hindari Antrean Peta Cinta, Camat Bangsalsari Imbau Warga Datang Sesuai Jadwal
- 31 Maret 2026
- Dibaca 480 Kali
Bagikan Via:
Hindari Antrean Peta Cinta, Camat Bangsalsari Imbau Warga Datang Sesuai Jadwal
JEMBER, 31 MARET 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang cepat, mudah, dan tanpa biaya. Oleh karenanya, Bupati Jember Muhammad Fawait meluncurkan program Peta Cinta (Pelayanan Tuntas Cetak Adminduk di Kecamatan).
Program layanan adminduk oleh Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu sudah tersedia di 29 kecamatan sejak diluncurkan awal tahun 2026 lalu.
Di antaranya seperti di Kantor Kecamatan Bangsalsari yang kini menjadi pusat layanan Peta Cinta dengan mengakomodir layanan Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Admindukcapil) warga di Sebelas Desa se wilayah.
Layanan Peta Cinta di Kecamatan Bangsalsari ini tidak ubahnya layanan di kantor Dispenduk Capil Jember, bisa melayani perekaman dan pencetakan e-KTP, Kartu Identitas Anak (KIA), hingga surat pindah.
Untuk memudahkan pengurusan oleh warga, Camat Bangsalsari Bambang Erwin Setiyono memberlakukan sistem penjadwalan berbasis desa.
"Untuk menghindari penumpukan antrean dan memastikan pelayanan baik dan tertib, kami menerapkan sistem penjadwalan berbasis desa," kata Bambang.
Strategi ini menurut Bambang terbukti efektif dalam mengatur arus warga yang datang dari 11 desa se-Kecamatan Bangsalsari.
Berikut daftar Jadwal pelayanan Peta Cinta di Kecamatan Bangsalsari. Senin Desa Banjarsari, Petung, dan Badean. Selasa giliran Desa Curahkalong dan Gambirono. Selanjutnya, Rabu, Desa Sukorejo dan Karangsono.
Pada hari Kamis disusul Desa Bangsalsari dan Langkap. Berikutnya, tiap hari Jumat jadwal Desa Tugusari dan Tisnogambar.
Akhmad Khudori, Staf Pelayanan Peta Cinta Kecamatan Bangsalsari, menjelaskan bahwa setidaknya terdapat 80 pemohon setiap harinya,
"Setiap hari, rata-rata ada sekitar 20 pemohon baru untuk perekaman e-KTP. Sementara untuk pencetakan ulang karena revisi data, kartu hilang, atau rusak, jumlahnya bisa mencapai 60 pemohon setiap harinya," ujar Akhmad.
Dengan fasilitas lengkap pelayanan di kantor kecamatan Bangsalsari menjadi cepat mulai dari proses verifikasi berkas, pengambilan foto biometrik, hingga pemindaian sidik jari seperti disebutkan oleh warga pemohon, Naila, seorang remaja perempuan yang melakukan perekaman e-KTP pertama kalinya, "Mudah, cepat, dan yang paling penting Gratis," kata Naila.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap program Peta Cinta Gus Fawait itu, Naila dengan sumringah menarasikan Semboyan "Jember Baru, Jember Maju" serta "Semua Karena Cinta".
Program Peta Cinta Jember ini diharapkan mampu menghapus stigma birokrasi yang lambat dan mahal. Dengan adanya pelayanan di tingkat kecamatan, warga tidak perlu lagi menempuh jarak jauh ke pusat kota atau kantor Dispendukcapil kabupaten. Hal ini secara langsung menghemat waktu dan biaya transportasi bagi masyarakat desa.
Pemerintah Kabupaten Jember mengimbau seluruh warga yang belum memiliki dokumen kependudukan atau ingin melakukan perbaikan data untuk segera datang ke kantor kecamatan sesuai jadwal desa masing-masing. Kesadaran masyarakat akan pentingnya dokumen Adminduk sangat diperlukan untuk mempermudah akses layanan publik lainnya seperti kesehatan, perbankan, dan bantuan sosial.
Dengan semangat transparansi dan pelayanan prima, tim Kecamatan Bangsalsari yang menamakan diri sebagai Tim Cinta Warga (Cepat Intervensi Tindaklanjut Aduan Warga) tidak hanya melakukan pelayanan di kantor, namun juga jemput bola, bagi warga yang tidak memungkinkan untuk datang ke kantor Kecamatan, seperti lansia, difabel, sakit keras, dan lain sebagainya. Sejak diluncurkan tim Cinta Warga ini terhitung telah melaksanakan pelayanan jemput bola itu sebanyak enam kali. (yun)