logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Jembatan Penghubung Antar RT di Sukorambi Ambrol Akibat Longsor, Akses Warga Dialihkan

  • 09 Februari 2026
  • Dibaca 425 Kali
Bagikan Via:
jembatan-penghubung-antar-rt-di-sukorambi-ambrol-akibat-longsor-akses-warga-dialihkan-20260209

Jembatan Penghubung Antar RT di Sukorambi Ambrol Akibat Longsor, Akses Warga Dialihkan

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Kabupaten Jember kembali mengakibatkan bencana tanah longsor disertai ambrolnya infrastruktur penghubung warga. Kejadian tersebut terjadi pada Sabtu malam, 7 Februari 2026, sekitar pukul 22.00 WIB, di Dusun Durjo RT/RW 03/08, Desa Karangpring, Kecamatan Sukorambi. Dampak utama dari kejadian ini adalah ambrolnya jembatan penghubung antarwilayah permukiman warga. Meski demikian, kondisi di lokasi dilaporkan dalam keadaan aman dan terkendali.

Berdasarkan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, jembatan yang ambrol merupakan akses penghubung antara RT/RW 003/003 dengan RT/RW 002/004. Jembatan tersebut mengalami kerusakan berat dengan panjang ambrol sekitar ±30 meter dan tinggi ±6 meter. Kerusakan terjadi akibat pergerakan tanah di sekitar jembatan yang dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi. Ambrolnya jembatan tersebut mengakibatkan akses utama warga terputus sementara.

Kronologis kejadian bermula pada Jumat, 6 Februari 2026, ketika hujan lebat mengguyur wilayah Desa Karangpring selama kurang lebih enam jam. Pada Sabtu pagi sekitar pukul 08.00 WIB, warga mulai melihat adanya retakan dan pergerakan tanah di sekitar area jembatan. Kondisi tersebut terus memburuk hingga akhirnya pada pukul 17.45 WIB jembatan penghubung antar RT/RW tersebut ambrol. Beruntung, kejadian ini tidak menimbulkan korban jiwa.

BPBD Kabupaten Jember melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) segera melakukan langkah awal penanganan. Upaya yang dilakukan meliputi koordinasi dengan perangkat desa dan warga setempat, asesmen kondisi lapangan, serta pendokumentasian dampak kejadian. Warga bersama perangkat RT dan RW juga telah memasang pembatas dan memberikan imbauan agar masyarakat tidak melintasi area jembatan yang ambrol demi keselamatan bersama.

Kondisi terkini di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali. Tidak ada warga yang terisolir karena masih terdapat jalur alternatif meskipun harus memutar lebih jauh. Hingga saat ini, jembatan yang ambrol masih belum dilakukan perbaikan dan menunggu penanganan lebih lanjut dari dinas terkait. Cuaca di lokasi kejadian terpantau masih hujan dengan intensitas sedang, sehingga kewaspadaan tetap ditingkatkan.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana akibat curah hujan tinggi. Selain itu, BPBD merekomendasikan koordinasi dengan Dinas Sosial terkait dukungan bantuan sembako untuk kegiatan kerja bakti warga. BPBD juga merencanakan dukungan personel untuk kerja bakti bersama masyarakat yang dijadwalkan pada Minggu pagi pukul 07.00 WIB, sebagai langkah awal penanganan pascakejadian sambil menunggu perbaikan permanen infrastruktur.

Galeri Foto