logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Perkuat Kolaborasi Pelayanan Kesehatan, Dinkes PPKB Jember Libatkan Rumah Sakit dalam Sinkronisasi Sigizikesga

  • 20 Oktober 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
perkuat-kolaborasi-pelayanan-kesehatan-dinkes-ppkb-jember-libatkan-rumah-sakit-dalam-sinkronisasi-sigizikesga-20261021

Perkuat Kolaborasi Pelayanan Kesehatan, Dinkes PPKB Jember Libatkan Rumah Sakit dalam Sinkronisasi Sigizikesga

JEMBER, 20 OKTOBER 2026 – Penguatan pelayanan kesehatan ibu dan anak membutuhkan koordinasi yang baik antarfasilitas kesehatan, termasuk dalam penyelarasan prosedur pelayanan dan sistem pencatatan. Untuk mendukung upaya tersebut, Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember menggelar kegiatan sinkronisasi dan optimalisasi data layanan kesehatan ibu dan anak (KIA) melalui aplikasi Sigizikesga, Selasa 20 Oktober 2026, di Aula Pemkab Jember. Kegiatan ini melibatkan seluruh rumah sakit yang ada di Kabupaten Jember.

Kegiatan dibuka oleh dr. Gini Wuryandari., M.Kes selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinkes PPKB Kabupaten Jember. Dalam kegiatan ini, rumah sakit menjadi mitra penting dalam memperkuat pelayanan kesehatan bersama puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada ibu hamil, ibu nifas, dan bayi baru lahir.

Dalam arahannya, Gini menekankan pentingnya menyamakan standar operasional prosedur (SOP) serta sistem pencatatan dan pelaporan agar pelaksanaan program kesehatan dapat berjalan lebih terkoordinasi.

“Terima kasih kepada rumah sakit yang telah memberikan pelayanan kepada masyarakat. Bagaimanapun, keberadaan rumah sakit menambah kekuatan pelayanan kesehatan bersama puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Harapan kami, kita dapat menyamakan SOP serta sistem pencatatan dan pelaporan agar program prioritas ini bisa kita selesaikan bersama-sama,” ujarnya.

Ia juga menekankan perlunya koordinasi antarfasilitas kesehatan, terutama dalam penanganan ibu hamil dengan risiko tinggi. Komunikasi dan koordinasi yang baik diperlukan agar pasien memperoleh penanganan sesuai kondisi, kebutuhan, serta kewenangan masing-masing fasilitas kesehatan.

Penguatan pelayanan tersebut turut berkaitan dengan upaya menekan angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB), dan stunting. Karena itu, keselarasan prosedur pelayanan dan ketepatan pelaporan menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Jember.

Kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi mengenai sinkronisasi dan optimalisasi pengisian data pelayanan KIA melalui aplikasi Sigizikesga oleh Mudiyarto, S.ST. Selain itu, Devi Saputri Hadvian, A.Md.Keb., menyampaikan materi mengenai pelayanan antenatal care (ANC), termasuk penerapan 12 standar pemeriksaan kehamilan dan koordinasi rujukan.

Melalui kegiatan ini, Dinkes PPKB Kabupaten Jember mendorong rumah sakit untuk memperkuat koordinasi pelayanan sekaligus meningkatkan ketertiban pencatatan dan pelaporan. Kesamaan pemahaman antarfasilitas kesehatan diharapkan dapat mendukung pemantauan layanan KIA dan meningkatkan kualitas pelayanan bagi ibu dan anak di Kabupaten Jember. (nay)

Galeri Foto