Pertemuan Rutin di Balai Desa Mrawan, PKK Mayang Gencarkan Sosialisasi Rontgen Gratis hingga Sekolah Rakyat
- 15 Mei 2026
- Dibaca 79 Kali
Bagikan Via:
Pertemuan Rutin di Balai Desa Mrawan, PKK Mayang Gencarkan Sosialisasi Rontgen Gratis hingga Sekolah Rakyat
JEMBER, 15 MEI 2026 - Pertemuan rutin Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Mayang di Balai Desa Mrawan menjadi ajang sosialisasi sejumlah program prioritas pemerintah, mulai dari layanan rontgen gratis, Universal Health Coverage (UHC), hingga Program Sekolah Rakyat bagi keluarga kurang mampu.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kecamatan Mayang Ratih Adi beserta jajaran, Camat Mayang Adi Kusnandar, pihak Puskesmas Mayang, Kepala Desa Mrawan, serta kader PKK Desa Mrawan.
Dalam pertemuan itu, sejumlah program prioritas pemerintah disosialisasikan kepada masyarakat, di antaranya Program Rontgen Gratis, Universal Health Coverage (UHC), dan Program Sekolah Rakyat.
Ketua TP PKK Kecamatan Mayang, Ratih Adi, menegaskan agar masyarakat benar-benar memanfaatkan program yang telah disiapkan pemerintah, terutama bagi warga dengan keterbatasan ekonomi dan akses layanan kesehatan.
“Program ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena sangat membantu masyarakat, khususnya warga yang terkendala biaya maupun jarak untuk mendapatkan layanan kesehatan,” ujar Ratih, Jumat 15 Mei 2026.
Menurutnya, kehadiran layanan kesehatan gratis tersebut diharapkan mampu meringankan beban masyarakat di wilayah Kecamatan Mayang.
Sementara itu, perwakilan Puskesmas Mayang, Luluk, meminta kader PKK untuk aktif menyebarluaskan informasi kepada masyarakat agar layanan yang tersedia dapat dimanfaatkan secara maksimal.
“Kami berharap para kader PKK membantu menyampaikan informasi ini kepada warga. Jika ada masyarakat yang memiliki gejala sesuai kriteria, segera daftarkan agar bisa memperoleh layanan kesehatan gratis,” katanya.
Ia juga berharap seluruh kader PKK dapat ikut memfasilitasi pelaksanaan program pemerintah, khususnya di Kecamatan Mayang, agar berjalan sukses dan tepat sasaran.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk sinergi antara organisasi perempuan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan instansi kesehatan dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera.
Selain program kesehatan, Camat Mayang Adi Kusnandar turut menyosialisasikan Program Sekolah Rakyat yang merupakan implementasi gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam memperluas akses pendidikan berkualitas bagi masyarakat kurang mampu.
“Program Sekolah Rakyat merupakan upaya pemerintah untuk memastikan seluruh anak dari keluarga miskin tetap mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas,” ujar Adi Kusnandar.
Ia menjelaskan, Sekolah Rakyat Jember akan mulai berjalan pada angkatan pertama tahun ajaran 2025/2026. Calon siswa diprioritaskan berasal dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Namun demikian, masyarakat tetap dapat mendaftarkan anaknya melalui lurah atau kepala desa di wilayah Kabupaten Jember.
Adi menuturkan, peserta didik yang diterima nantinya berasal dari keluarga miskin maupun sangat miskin sesuai data Kementerian Sosial. Para siswa juga diwajibkan mengikuti pendidikan hingga tuntas dan tidak diperkenankan berhenti di tengah jalan.
Selain itu, pemerintah memprioritaskan calon siswa yang berdomisili di sekitar lokasi sekolah agar akses pendidikan lebih mudah dijangkau. “Siswa yang diterima nantinya juga akan mengikuti masa orientasi sebagai bagian dari pembinaan awal sebelum menjalani proses pendidikan,” jelasnya.
Lebih lanjut, Adi mengatakan Program Sekolah Rakyat di Jember mencakup jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan enam rombongan belajar pada angkatan pertama.
“Sekolah Rakyat ini berbasis asrama. Jadi bukan hanya memberikan pendidikan formal seperti sekolah umum, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemandirian peserta didik,” pungkasnya.