logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Pohon Tumbang Timpa Pengendara di Ambulu, BPBD Jember Tuntaskan Penanganan dan Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

  • 01 Agustus 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
pohon-tumbang-timpa-pengendara-di-ambulu-bpbd-jember-tuntaskan-penanganan-dan-imbau-waspada-cuaca-ekstrem-20260801

Pohon Tumbang Timpa Pengendara di Ambulu, BPBD Jember Tuntaskan Penanganan dan Imbau Waspada Cuaca Ekstrem

JEMBER, 01 AGUSTUS 2026 - Peristiwa pohon tumbang kembali terjadi di Kabupaten Jember akibat cuaca ekstrem yang disertai angin kencang. Kejadian yang berlangsung di Jalan Kota Blater, Dusun Langon, Desa Ambulu, Kecamatan Ambulu, pada Sabtu 01 Agstus 2026, mengakibatkan seorang pengendara sepeda motor mengalami luka berat hingga harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD dr. Soebandi Jember. Selain menimpa korban, pohon yang tumbang juga mengganggu arus lalu lintas serta merusak jaringan kabel listrik dan WiFi di sekitar lokasi.

Berdasarkan hasil asesmen Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember, peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 12.00 WIB setelah masyarakat melaporkan adanya pohon mangga milik warga yang tiba-tiba roboh.

Pohon dengan keliling batang sekitar 70 sentimeter itu diduga tumbang karena diterpa angin kencang, sementara kondisi akar yang telah mengalami pembusukan membuat pohon tidak lagi mampu bertahan terhadap beban angin. Saat roboh, pohon tersebut menimpa seorang pengendara motor yang sedang melintas sehingga menyebabkan korban mengalami kondisi kritis.

Korban diketahui bernama Imam Muhajirin (47), warga RT 03 RW 06 Dusun Krajan, Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. Setelah dievakuasi dari lokasi kejadian, korban langsung dilarikan ke RSUD dr. Soebandi Kabupaten Jember untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Di sisi lain, batang pohon yang melintang di badan jalan sempat menghambat aktivitas pengguna jalan dan mengganggu mobilitas masyarakat karena juga mengenai jaringan utilitas berupa kabel listrik dan jaringan internet.

Merespons laporan tersebut, BPBD Kabupaten Jember bergerak cepat dengan melakukan koordinasi lintas instansi, asesmen lapangan, penanganan pohon tumbang, pembersihan material, hingga dokumentasi kejadian.

Dalam proses penanganan, BPBD turut melibatkan Damkar Pos Ambulu, Kecamatan Ambulu, Relawan Brandal Alas, serta masyarakat sekitar agar proses evakuasi dapat berjalan lebih efektif.

Meskipun terdapat kendala berupa kemacetan akses menuju lokasi akibat adanya kegiatan karnaval di Kecamatan Jenggawah, seluruh personel tetap mampu menjangkau lokasi dan menyelesaikan penanganan.

Upaya pembersihan material pohon berhasil diselesaikan pada pukul 15.30 WIB. Setelah seluruh batang dan ranting dipindahkan dari badan jalan, kondisi lalu lintas kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan seperti biasa.

Penanganan yang cepat juga dilakukan untuk mengurangi risiko terjadinya kecelakaan lanjutan maupun gangguan terhadap pengguna jalan lainnya.

BPBD Kabupaten Jember mengingatkan bahwa meningkatnya intensitas angin kencang pada musim pancaroba berpotensi memicu kejadian pohon tumbang, terutama pada pohon-pohon yang telah berusia tua atau memiliki kondisi akar yang rapuh.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan, menghindari berteduh di bawah pohon besar saat cuaca buruk, serta segera melaporkan apabila menemukan pohon yang dinilai berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan maupun permukiman.

Selain itu, BPBD juga merekomendasikan kepada dinas terkait agar segera melakukan penanganan lanjutan terhadap dampak pascakejadian, termasuk pemeriksaan kondisi pohon-pohon di sepanjang ruas jalan yang memiliki tingkat kerawanan tinggi.

Langkah mitigasi tersebut dinilai penting sebagai upaya mengurangi risiko bencana hidrometeorologi yang dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama di tengah cuaca ekstrem yang masih berpotensi melanda wilayah Kabupaten Jember.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember, Teguh Setiawan, menyampaikan bahwa peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk tidak mengabaikan potensi bahaya yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem. Menurutnya, pohon yang memiliki kondisi akar lapuk atau sudah tua perlu segera diidentifikasi dan ditangani sebelum menimbulkan korban.

Ia menegaskan bahwa BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait akan terus memperkuat koordinasi dalam penanganan cepat setiap kejadian bencana serta mengajak masyarakat berperan aktif melaporkan pohon maupun kondisi lingkungan yang berpotensi membahayakan.

"Kami mengimbau masyarakat agar selalu waspada saat terjadi angin kencang, menghindari melintas atau berhenti di bawah pohon besar, serta segera melaporkan apabila terdapat pohon yang terlihat miring, lapuk, atau berpotensi tumbang sehingga dapat segera dilakukan langkah mitigasi bersama instansi terkait," ujarnya. (bob)

Galeri Foto