Rakor Kecamatan Balung Bahas Antisipasi Kekeringan, Puskesmas Dorong Deteksi Dini TBC dan Keselamatan Ibu Hamil
- 11 Juni 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Rakor Kecamatan Balung Bahas Antisipasi Kekeringan, Puskesmas Dorong Deteksi Dini TBC dan Keselamatan Ibu Hamil
JEMBER, 11 JUNI 2026 – Pemerintah Kecamatan Balung menggelar rapat koordinasi bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), kepala desa, Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Balung, UPT Puskesmas Balung, PUPR, serta Koordinator Pertanian Kecamatan Balung. Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi berbagai tantangan di musim kemarau, khususnya terkait ketersediaan air bersih dan pelayanan kesehatan masyarakat.
Dalam rapat tersebut, seluruh peserta membahas langkah antisipasi terhadap potensi kekeringan yang dapat berdampak pada kebutuhan air bersih masyarakat. Pemerintah desa diminta melakukan pemetaan wilayah rawan kekeringan serta memperkuat koordinasi dengan kecamatan dan instansi terkait apabila diperlukan distribusi bantuan air bersih.
Camat Balung, Agus Sucahyo, S.Sos., menegaskan pentingnya kesiapsiagaan seluruh pihak dalam menghadapi musim kemarau.
“Kami ingin memastikan seluruh desa memiliki langkah antisipasi yang jelas apabila terjadi kekurangan air bersih. Koordinasi antara pemerintah desa, kecamatan, PUPR, puskesmas, dan seluruh stakeholder harus terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal,” ujarnya.
Selain isu kebencanaan, UPT Puskesmas Balung turut memaparkan sejumlah program prioritas kesehatan yang membutuhkan dukungan pemerintah desa. Salah satunya adalah percepatan penemuan dan penanganan kasus Tuberkulosis (TBC) di masyarakat.
Perwakilan UPT Puskesmas Balung, dr Retno Handayani , meminta seluruh kepala desa untuk aktif membantu menemukan warga yang memiliki gejala TBC dan segera mengarahkan mereka ke fasilitas kesehatan.
“Kami berharap peran aktif pemerintah desa dalam membantu menemukan kasus TBC di masyarakat. Apabila ada warga yang mengalami batuk berkepanjangan lebih dari dua minggu atau memiliki gejala yang mengarah ke TBC, segera diarahkan untuk melakukan pemeriksaan di puskesmas agar dapat ditangani lebih cepat dan mencegah penularan,” jelasnya.
Retno juga menyoroti pentingnya perhatian terhadap kesehatan ibu hamil. Menurutnya, baik ibu hamil dengan risiko tinggi maupun non-risiko tinggi perlu rutin memeriksakan kehamilan di puskesmas guna memastikan kondisi ibu dan janin tetap sehat.
“Kami mengimbau seluruh ibu hamil untuk rutin memeriksakan kehamilannya di puskesmas. Persalinan di puskesmas dapat dilakukan secara gratis sesuai ketentuan yang berlaku, dan bayi yang lahir juga akan mendapatkan kemudahan pengurusan administrasi kependudukan berupa penerbitan NIK secara gratis,” tambah Retno.
Melalui rapat koordinasi ini, Kecamatan Balung berharap sinergi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, dan seluruh pemangku kepentingan semakin kuat sehingga berbagai persoalan masyarakat, baik terkait kekeringan maupun kesehatan, dapat ditangani secara cepat, tepat, dan terpadu.