Tindak Lanjuti Aduan Warga, Pintu Air Rusak di Mayang Akhirnya Diperbaiki
- 13 Mei 2026
- Dibaca 95 Kali
Bagikan Via:
Tindak Lanjuti Aduan Warga, Pintu Air Rusak di Mayang Akhirnya Diperbaiki
JEMBER, 11 MEI 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) kembali menunjukkan komitmennya dalam merespons cepat keluhan masyarakat. Salah satunya melalui tindak lanjut aduan warga yang masuk dalam program Wadul Gus’e terkait kerusakan pintu air BKG 5 di Desa Mayang, Kecamatan Mayang.
Kerusakan pintu air tersebut sebelumnya dikeluhkan warga karena menyebabkan luapan air masuk ke area permukiman saat intensitas hujan tinggi. Kondisi pintu air yang tidak lagi berfungsi normal membuat aliran air sulit dikendalikan sehingga debit air meningkat dan meluber ke rumah-rumah warga di sekitar lokasi. Situasi tersebut tentu menimbulkan keresahan masyarakat, terutama ketika hujan deras turun dalam waktu lama.
Menanggapi laporan tersebut, DPUBMSDA Kabupaten Jember langsung menerjunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan kondisi pintu air. Setelah dilakukan asesmen lapangan, diputuskan bahwa pintu air BKG 5 memang membutuhkan penanganan segera agar fungsinya dapat kembali optimal sebagai pengendali aliran air.
Perbaikan kemudian dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Tim Bina Marga dan Tim Alkal yang bersinergi dalam proses penanganan. Mulai dari pembongkaran bagian pintu air yang rusak, pembersihan area saluran, hingga perbaikan komponen penunjang dilakukan demi memastikan pintu air dapat kembali bekerja secara normal.
Koordinator Wilayah SDA Mayang, Ariyanto, menyampaikan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk pelayanan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam penanganan infrastruktur pengairan yang berdampak langsung terhadap keselamatan dan kenyamanan warga.
“Begitu laporan masuk melalui Wadul Gus’e, kami langsung melakukan pengecekan ke lapangan. Memang ditemukan beberapa kerusakan pada pintu air yang menyebabkan aliran air tidak terkendali saat hujan deras. Karena itu kami bergerak cepat bersama tim untuk melakukan perbaikan agar fungsi pintu air kembali normal,” ujarnya, Rabu 13 Mei 2026.
Ia menjelaskan bahwa keberadaan pintu air memiliki peran penting dalam mengatur debit air, terutama ketika curah hujan meningkat. Jika tidak segera ditangani, kerusakan tersebut berpotensi menyebabkan genangan lebih besar hingga merendam rumah warga dan lahan di sekitar area aliran sungai maupun saluran air.
Menurutnya, sinergi antar tim di lapangan menjadi kunci agar proses perbaikan dapat berjalan cepat dan efektif. Selain memperbaiki bagian yang rusak, tim juga melakukan pembersihan material dan sedimentasi yang menghambat aliran air di sekitar pintu air.
“Kami berharap setelah dilakukan perbaikan ini, masyarakat tidak lagi khawatir ketika hujan turun dengan intensitas tinggi. Fungsi pintu air harus benar-benar optimal supaya aliran air bisa terkendali dan tidak meluap ke permukiman warga,” tambahnya.
Program Wadul Gus’e sendiri menjadi salah satu sarana bagi masyarakat Kabupaten Jember untuk menyampaikan berbagai keluhan maupun aspirasi terkait pelayanan publik dan infrastruktur. Dengan adanya program tersebut, masyarakat dapat lebih mudah melaporkan kondisi di lapangan sehingga pemerintah bisa segera melakukan penanganan.
Warga Desa Mayang pun menyambut baik langkah cepat yang dilakukan DPUBMSDA Kabupaten Jember. Selama ini mereka merasa was-was setiap kali hujan deras turun karena air kerap meluap akibat pintu air yang rusak. Dengan adanya perbaikan tersebut, warga berharap persoalan banjir dan genangan yang sebelumnya sering terjadi dapat diminimalisir.
Sekdes Mayang, Restuning Pinasih, mengaku lega karena pemerintah langsung turun tangan setelah adanya laporan masyarakat. Menurutnya, kerusakan pintu air sudah cukup lama menjadi perhatian warga karena dampaknya sangat dirasakan ketika musim hujan tiba.
“Alhamdulillah sekarang sudah diperbaiki. Dulu kalau hujan deras air cepat meluap sampai masuk rumah. Semoga setelah ini tidak terjadi lagi,” ungkapnya.
Melalui langkah cepat perbaikan pintu air BKG 5 di Desa Mayang ini, DPUBMSDA Kabupaten Jember berharap sistem pengairan di wilayah tersebut dapat kembali berjalan dengan baik. Pemerintah juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif menjaga kebersihan saluran air serta segera melaporkan apabila ditemukan kerusakan infrastruktur agar penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Sinergi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, serta meminimalisir potensi bencana akibat gangguan infrastruktur pengairan, khususnya saat musim penghujan melanda Kabupaten Jember. (yan)