Tingkatkan Akuntabilitas Desa, Desa Jatian Wakili 6 Kabupaten Dalam Uji Coba Aplikasi Kinerja DPMD Jatim
- 21 Agustus 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
Tingkatkan Akuntabilitas Desa, Desa Jatian Wakili 6 Kabupaten Dalam Uji Coba Aplikasi Kinerja DPMD Jatim
JEMBER, 21 AGUSTUS 2026 - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Timur resmi menggelar uji coba aplikasi penilaian kinerja perangkat desa di Desa Jatian, Kecamatan Pakusari, Kabupaten Jember pada Kamis, 20 Agustus 2026. Langkah inovatif ini dilakukan untuk mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan desa yang lebih akuntabel, transparan, serta berbasis digital di seluruh wilayah Jawa Timur.
Dalam program strategis ini, Desa Jatian terpilih menjadi salah satu dari lima desa pilot project percontohan di tingkat provinsi. Penunjukan Desa Jatian merupakan keterwakilan strategis untuk Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) V Jember, yang menaungi enam daerah yaitu Kabupaten Jember, Banyuwangi, Lumajang, Bondowoso, Situbondo, dan Probolinggo. Setiap Bakorwil di Jawa Timur diwakili oleh satu desa percontohan untuk menguji efektivitas sistem digital tersebut sebelum nantinya diterapkan secara menyeluruh.
Kehadiran aplikasi penilaian kinerja ini diharapkan mampu mengubah paradigma evaluasi aparatur desa dari sistem konvensional menjadi berbasis data yang objektif. Melalui platform digital ini, standar pelayanan publik serta pencapaian target kerja harian hingga tahunan para perangkat desa dapat terpantau secara terukur dan berkesinambungan.
Analis Kebijakan Ahli Muda Bidang Bina Pemerintahan Desa DPMD Provinsi Jawa Timur, Dwi Purnomo, S.STP., M.H., menegaskan pentingnya integrasi teknologi dalam memperkuat profesionalisme birokrasi di tingkat desa.
"Uji coba aplikasi ini merupakan langkah konkret Pemprov Jatim dalam membangun standar penilaian kinerja perangkat desa yang objektif, transparan, dan terukur. Desa Jatian kami pilih sebagai pilot project mewakili wilayah Bakorwil V Jember karena kesiapan dan potensi pengembangannya. Melalui platform digital ini, kami ingin memastikan bahwa setiap pelayanan dan tugas pemerintahan desa benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Dwi Purnomo.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pemerintahan, Ketenteraman, dan Ketertiban Umum (Kasi Pemtibum) Kecamatan Pakusari, Mada Yudi, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh dari jajaran pemerintah kecamatan atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya.
"Kami dari Pemerintah Kecamatan Pakusari sangat menyambut baik dan siap mengawal secara maksimal pelaksanaan pilot project ini di Desa Jatian. Adanya aplikasi ini tentu sangat membantu tugas pembinaan dan pengawasan kami di tingkat kecamatan, sehingga evaluasi kinerja perangkat desa tidak lagi sebatas administratif, tetapi benar-benar berbasis pada output kerja nyata dan kedisiplinan di lapangan," tanggap Madha Yudi.
Kegiatan uji coba ini turut dihadiri dan didukung penuh oleh lintas pemangku kepentingan tingkat kabupaten dan pusat. Hadir dalam kesempatan tersebut Koordinator Kabupaten Pendamping Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kemendesa PDTT, Dodik Merdiawan, S.E., Kepala Bidang Pengelolaan Keuangan Desa DPMD Kabupaten Jember, Bapak Suyono, serta perwakilan staf dari Bidang Pemerintahan Desa DPMD Kabupaten Jember.
Sinergi lintas instansi ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendorong digitalisasi hingga tingkat tapak. Melalui masukan dan evaluasi komprehensif dari hasil uji coba di Desa Jatian, DPMD Provinsi Jawa Timur akan melakukan penyempurnaan sistem sebelum aplikasi ini diluncurkan dan diterapkan secara resmi di seluruh kabupaten se-Jawa Timur. (zal)