logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jenggawah

Usai Ancak Agung 2026, Kecamatan Jenggawah Dorong Semangat Pelestarian Tradisi dan Kebersamaan

  • 24 Agustus 2026
  • Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
usai-ancak-agung-2026-kecamatan-jenggawah-dorong-semangat-pelestarian-tradisi-dan-kebersamaan-20260824

Usai Ancak Agung 2026, Kecamatan Jenggawah Dorong Semangat Pelestarian Tradisi dan Kebersamaan

JEMBER, 24 AGUSTUS 2026 – Semarak Ancak Agung 2026 yang berlangsung di Alun-Alun Jember, Sabtu 22 Agustus 2026 lalu, tidak berhenti pada kemeriahan kirab. Bagi Kecamatan Jenggawah, momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga tradisi, memperkuat gotong royong, serta meneruskan nilai kebersamaan di tengah masyarakat.

Kecamatan Jenggawah turut berpartisipasi dalam gelaran Ancak Agung yang menjadi salah satu agenda budaya dan keagamaan masyarakat Jember. Kehadiran kontingen Jenggawah dalam kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan tradisi masyarakat di tingkat kecamatan dan membangun semangat kebersamaan lintas wilayah.

Camat Jenggawah Soetjahyo, S.P., M.M., menilai nilai yang terkandung dalam Ancak Agung perlu terus dijaga meskipun rangkaian kegiatan telah selesai. Menurutnya, tradisi tidak cukup hanya ditampilkan dalam sebuah perhelatan, tetapi perlu dihidupkan melalui kebiasaan dan kebersamaan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.

“Yang terpenting setelah kegiatan ini adalah bagaimana semangat kebersamaan, gotong royong, dan kecintaan terhadap tradisi tetap kita jaga. Ancak Agung bukan hanya sebuah kirab, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi dan rasa memiliki terhadap budaya yang ada di masyarakat,” ujar Soetjahyo.

Ia menambahkan, keterlibatan Kecamatan Jenggawah dalam kegiatan budaya seperti Ancak Agung diharapkan dapat mendorong masyarakat, khususnya generasi muda, untuk semakin mengenal dan menghargai tradisi daerah. Pelestarian budaya dinilai membutuhkan keterlibatan bersama, baik pemerintah, masyarakat, maupun generasi penerus.

Ke depan, semangat yang muncul dari Ancak Agung diharapkan dapat menjadi modal untuk memperkuat berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan di Kecamatan Jenggawah. Nilai gotong royong yang terlihat selama persiapan hingga pelaksanaan kegiatan dapat terus diterapkan dalam berbagai kegiatan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

“Harapannya, kebersamaan yang sudah terbangun tidak berhenti setelah acara selesai. Kita ingin semangat tersebut terus dibawa ke lingkungan masing-masing dan menjadi kekuatan untuk mendukung kegiatan masyarakat serta pembangunan di Kecamatan Jenggawah,” tambahnya.

Dengan demikian, partisipasi Jenggawah dalam Ancak Agung 2026 tidak sekadar menjadi bagian dari kemeriahan kegiatan, tetapi juga menjadi momentum untuk meneguhkan komitmen menjaga tradisi sekaligus memperkuat kebersamaan masyarakat. Setelah kirab berakhir, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Jenggawah.

Galeri Foto