Usai Lokakarya, Sumbersari Tancap Gas Kawal Program Home Care
- 06 Agustus 2026
- Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
Usai Lokakarya, Sumbersari Tancap Gas Kawal Program Home Care
JEMBER, 06 AGUSTUS 2026 – Kelurahan Sumbersari bergerak cepat menindaklanjuti hasil Mini Lokakarya Triwulan Bidang Kesehatan yang digelar di Pendopo Kecamatan Sumbersari, Rabu, 05 Agustus 2026. Fokus utama yang kini disiapkan adalah memperkuat pendataan warga prioritas, membangun koordinasi lintas sektor, dan memastikan Program Home Care segera berjalan efektif hingga menjangkau masyarakat yang paling membutuhkan.
Langkah tersebut menjadi tindak lanjut atas arahan Pemerintah Kabupaten Jember yang menempatkan Program Home Care sebagai salah satu prioritas pelayanan kesehatan. Kelurahan Sumbersari pun mulai menyusun strategi bersama Puskesmas Sumbersari, kader kesehatan, RT/RW, serta unsur masyarakat agar pelaksanaannya tepat sasaran.
Lurah Sumbersari, Bhatara Pragusta, ST, mengatakan hasil lokakarya menjadi pedoman bagi pemerintah kelurahan untuk menyatukan langkah seluruh pemangku kepentingan. Menurutnya, tantangan terbesar bukan hanya menjalankan program, melainkan memastikan seluruh sasaran benar-benar terdata dan memperoleh layanan sesuai kebutuhannya.
"Kelurahan Sumbersari akan memperkuat koordinasi dengan puskesmas, kader Posyandu, RT/RW, dan seluruh elemen masyarakat agar pendataan semakin akurat. Dengan data yang valid, Program Home Care dapat menyasar warga yang memang membutuhkan pelayanan kesehatan secara langsung di rumah," ujarnya.
Ia menjelaskan, pembaruan data akan menjadi perhatian utama karena menjadi dasar penentuan sasaran kunjungan tenaga kesehatan. Selain itu, pemerintah kelurahan juga akan meningkatkan komunikasi dengan masyarakat agar pelaksanaan Home Care mendapat dukungan dari lingkungan sekitar.
Camat Sumbersari Deni Hadiyatullah, S.IP., MM., menegaskan seluruh kelurahan di wilayahnya harus segera menindaklanjuti hasil lokakarya dengan langkah nyata di lapangan. Program Home Care, kata dia, merupakan program prioritas Bupati Jember Muhammad Fawait yang juga menjadi indikator kinerja camat, lurah, dan kepala puskesmas.
"Sinergi lintas sektor harus terus diperkuat. Kecamatan akan mengawal koordinasi agar setiap kelurahan memiliki data yang akurat, pembagian tugas yang jelas, dan pelaksanaan Home Care benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang menjadi prioritas," katanya.
Menurut Deni, sasaran utama Home Care meliputi lansia yang hidup sendiri, balita stunting, penyandang disabilitas, warga miskin dengan penyakit menahun, serta ibu hamil berisiko tinggi. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah kecamatan, kelurahan, puskesmas, dan kader kesehatan menjadi faktor penting dalam keberhasilan program.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sumbersari dr. Adinda menyatakan pihaknya siap mendukung pemerintah kelurahan melalui pendampingan teknis, pelayanan kesehatan, serta penguatan mekanisme Home Care di lapangan.
"Home Care bukan sekadar layanan berobat di rumah, tetapi bagian dari upaya memastikan masyarakat yang memiliki keterbatasan akses tetap memperoleh pelayanan kesehatan yang berkualitas. Karena itu, koordinasi dan validitas data menjadi kunci agar layanan berjalan efektif," ujarnya.
Dalam waktu dekat, hasil lokakarya akan ditindaklanjuti melalui pemutakhiran data sasaran, penguatan koordinasi dengan kader kesehatan, serta penyusunan mekanisme kunjungan sesuai kondisi warga. Pemerintah Kecamatan Sumbersari berharap langkah tersebut mampu mempercepat implementasi Home Care sehingga pelayanan kesehatan semakin dekat, merata, dan dirasakan langsung oleh masyarakat yang paling membutuhkan. (dan)