logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Jember Gelar Program SPAB di MI Islamiyah Gumelar, Libatkan 200 Siswa dalam Simulasi Gempa

  • 22 April 2026
  • Dibaca 149 Kali
Bagikan Via:
bpbd-jember-gelar-program-spab-di-mi-islamiyah-gumelar-libatkan-200-siswa-dalam-simulasi-gempa-20260423

BPBD Jember Gelar Program SPAB di MI Islamiyah Gumelar, Libatkan 200 Siswa dalam Simulasi Gempa

JEMBER, 22 APRIL 2026 - BPBD Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) di MI Islamiyah, Desa Gumelar, Kecamatan Balung, pada Selasa hingga Rabu, 21-22 April 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari surat permohonan pihak sekolah bernomor 009/Mis.13.32.045/04/2026 terkait sosialisasi SPAB dan simulasi tanggap bencana. Selama dua hari pelaksanaan, rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, hingga simulasi evakuasi yang melibatkan siswa, guru, dan tenaga kependidikan.

Pada hari pertama, Selasa, 21 April 2026, tim gabungan dari BPBD Jember dan Sekretariat Bersama SPAB memberikan materi sosialisasi kepada siswa kelas 1 hingga kelas 6 dengan total peserta mencapai 200 siswa. Materi dibagi berdasarkan jenjang, di mana siswa kelas bawah mendapat pengenalan dasar kebencanaan, sementara siswa kelas atas menerima pemahaman lebih mendalam terkait mitigasi dan respons bencana.

Selain itu, dilakukan pula gladi ruang simulasi tanggap darurat gempa bumi kepada 17 guru dan karyawan yang disiapkan sebagai Tim Siaga Bencana Sekolah. Para tenaga pendidik juga mendapatkan pembekalan terkait tiga pilar utama SPAB, yaitu fasilitas aman, manajemen bencana sekolah, serta pendidikan pengurangan risiko bencana.

Memasuki hari kedua, Rabu, 22 April 2026, kegiatan difokuskan pada praktik lapangan. Diawali dengan briefing bersama Babinsa, guru, dan karyawan, kegiatan dilanjutkan dengan gladi bersih serta simulasi tanggap darurat gempa bumi yang melibatkan seluruh siswa.

Staf Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Jember, Mochamad Miftachul Munir, mengatakan bahwa kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membangun budaya sadar bencana sejak dini di lingkungan sekolah.

“Melalui program SPAB, kami ingin memastikan seluruh warga sekolah memahami langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana. Ini penting untuk meminimalkan risiko korban,” ujarnya.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai unsur terkait, antara lain pihak MI Islamiyah, Sekber SPAB, Kepala Desa Gumelar, Babinsa setempat, serta pengawas madrasah dari Kecamatan Balung.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan sekolah mampu menjadi lingkungan yang aman dan tangguh terhadap bencana, sekaligus menjadi contoh bagi satuan pendidikan lainnya di Kabupaten Jember. (tgh)

Galeri Foto