Verifikasi dan Validasi Data di Arjasa, Upaya Percepatan Penuntasan Kemiskinan di Jember
- 20 April 2026
- Dibaca 193 Kali
Bagikan Via:
Verifikasi dan Validasi Data di Arjasa, Upaya Percepatan Penuntasan Kemiskinan di Jember
JEMBER, 20 APRIL 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember terus mempercepat upaya penuntasan kemiskinan melalui kegiatan verifikasi dan validasi (verval) data warga miskin. Kegiatan tersebut salah satunya dilaksanakan di Dusun Padasan, Desa Darsono, Kecamatan Arjasa, dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai instansi.
Di lapangan, para petugas melakukan pendataan secara langsung dengan mendatangi rumah warga satu per satu. Proses ini dilakukan melalui wawancara serta pencocokan data yang tercantum dalam aplikasi dengan kondisi riil di lapangan. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan data yang dimiliki pemerintah benar-benar akurat dan sesuai dengan kondisi masyarakat saat ini.
Salah satu petugas dari Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember, Fira, turut terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Ia bersama tim melakukan penelusuran data dengan berkeliling ke sejumlah rumah warga yang terdaftar, sekaligus menggali informasi terkait kondisi sosial ekonomi keluarga.
Fira menyampaikan bahwa proses verifikasi di lapangan berjalan lancar meskipun menghadapi sejumlah tantangan. “Hari ini alhamdulillah berjalan lancar, meskipun kami harus bolak-balik berkeliling untuk memastikan data dengan bertanya langsung ke warga. Medannya juga cukup berliku, dengan kondisi kanan kiri yang masih dipenuhi pepohonan,” ujarnya.
Ia menambahkan, dari proses yang dilakukan, terdapat satu data keluarga yang tidak ditemukan di lokasi, sementara satu data lainnya berhasil diverifikasi dan dinyatakan sesuai dengan kondisi di lapangan. “Untuk hari ini, ada satu data keluarga yang tidak ditemukan. Sementara satu lainnya ditemukan dan memang kondisinya terbilang valid, dilihat dari kondisi rumah yang kurang layak serta status tanah yang bukan milik sendiri,” imbuhnya.
Kegiatan verifikasi dan validasi ini menyasar sebanyak 97.061 data warga yang perlu dilakukan pengecekan ulang. Hal ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap kemungkinan data yang belum sepenuhnya tepat sasaran, sehingga berpotensi memengaruhi penyaluran bantuan sosial dari pemerintah.
Respons masyarakat terhadap kegiatan ini terbilang positif. Warga menyambut kedatangan petugas dengan terbuka dan memberikan informasi yang dibutuhkan selama proses pendataan berlangsung, sehingga mendukung kelancaran kegiatan di lapangan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Jember berharap data kemiskinan yang dihasilkan dapat lebih akurat dan mutakhir. Dengan demikian, berbagai program bantuan yang disalurkan dapat tepat sasaran dan benar-benar dirasakan oleh masyarakat yang membutuhkan. Upaya ini menjadi bagian penting dalam mendukung percepatan penuntasan kemiskinan di Kabupaten Jember.