142 KK di Patrang Masih Bergantung pada Bantuan Air Bersih, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter
- 12 Oktober 2026
- Dibaca 21 Kali
Bagikan Via:
142 KK di Patrang Masih Bergantung pada Bantuan Air Bersih, BPBD Jember Salurkan 5.000 Liter
JEMBER, 12 OKTOBER 2026 – Sebanyak 142 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Plalangan, Kelurahan Bintoro, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, masih membutuhkan pasokan air bersih akibat dampak kekeringan. Untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter pada Senin 12 Oktober 2026.
Bantuan tersebut merupakan distribusi air bersih ke-18 di lokasi terdampak. Penyaluran dilakukan untuk membantu warga yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih, terutama untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari selama musim kemarau.
Berdasarkan data BPBD Kabupaten Jember, dampak kekeringan di Lingkungan Plalangan tersebar di dua wilayah, yakni RT 01 RW 11 dengan 110 KK terdampak dan RT 03 RW 10 sebanyak 32 KK. Dengan demikian, total terdapat 142 KK yang membutuhkan bantuan air bersih.
Distribusi ini dilakukan berdasarkan surat permohonan Kelurahan Bintoro tentang permohonan bantuan air bersih bagi warga terdampak kekeringan. Selain itu, rekomendasi Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD berdasarkan hasil asesmen pada 31 Agustus 2026 turut menjadi dasar pelaksanaan penyaluran bantuan.
Tim BPBD Kabupaten Jember bergerak menuju lokasi pada pukul 08.30 WIB dan tiba sekitar pukul 09.00 WIB. Setelah berkoordinasi dengan ketua RT dan RW setempat, petugas menyalurkan 5.000 liter air bersih ke tandon-tandon yang telah tersedia di lingkungan warga.
Perwakilan TRC BPBD Kabupaten Jember, Didi Teguh Dwi Santoso, menjelaskan bahwa penyaluran air bersih merupakan bagian dari upaya penanganan dampak kekeringan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
“Penyaluran air bersih ini dilakukan untuk membantu warga yang terdampak kekeringan. Kami juga berkoordinasi dengan pengurus RT dan RW agar distribusi dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” ujar Didi.
Hingga 12 Oktober 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan ke lokasi tersebut mencapai 90.000 liter. BPBD juga telah menyediakan empat unit tandon berkapasitas masing-masing 1.200 liter untuk mendukung penampungan air bagi warga.
Meski bantuan terus diberikan, kebutuhan air bersih bagi 142 KK di Plalangan menunjukkan pentingnya penanganan yang berkelanjutan. Distribusi menggunakan truk tangki menjadi salah satu langkah darurat untuk menjaga ketersediaan air selama dampak kekeringan masih dirasakan masyarakat.
BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan penyaluran bantuan air bersih dilakukan setiap empat hari sekali. Pola distribusi berkala tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga sekaligus mengurangi kesulitan memperoleh air bersih.
Di sisi lain, penanganan jangka panjang tetap diperlukan agar masyarakat tidak terus bergantung pada bantuan distribusi air setiap kali musim kemarau tiba. Ketersediaan sumber air yang memadai dan akses terhadap air bersih yang berkelanjutan menjadi aspek penting dalam mengurangi risiko krisis air di wilayah terdampak.
Kegiatan yang melibatkan BPBD Kabupaten Jember, pengurus RT/RW, dan warga setempat tersebut berlangsung tanpa kendala yang dilaporkan dan selesai pada pukul 11.00 WIB. (bob)