logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

40 KK di Tegal Gede Krisis Air, BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih

  • 25 Oktober 2026
  • Dibaca 145 Kali
Bagikan Via:
40-kk-di-tegal-gede-krisis-air-bpbd-jember-distribusikan-5000-liter-air-bersih-20261026

40 KK di Tegal Gede Krisis Air, BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter Air Bersih

JEMBER, 25 OKTOBER 2026 – Kekeringan yang berlangsung sejak beberapa bulan terakhir membuat 40 kepala keluarga (KK) di RT 04/RW 07, Kelurahan Tegal Gede, Kecamatan Sumbersari, Kabupaten Jember, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Kondisi tersebut mendorong Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama Perumdam Tirta Pandalungan menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter ke permukiman warga pada Minggu, 25 Oktober 2026.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember, Zaenudin Permana, mengatakan distribusi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan. Bantuan air disalurkan ke tandon berkapasitas 5.000 liter yang telah disiapkan warga.

“Sebanyak 40 KK terdampak kekeringan dan membutuhkan bantuan air bersih. TRC BPBD melakukan pendampingan distribusi air bersih bersama Perumdam ke tandon yang tersedia di lokasi,” kata Zaenudin.

Menurut dia, persoalan kekeringan di wilayah tersebut mulai dirasakan sejak Juli 2026. Sejumlah sumur warga mulai mengering sehingga masyarakat kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.

Kedalaman sumur warga di kawasan tersebut berkisar 8 hingga 10 meter. Sementara itu, sumber mata air terdekat berada sekitar satu kilometer dari permukiman warga. Jarak tersebut menjadi kendala bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhan air secara mandiri.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, warga telah menyediakan satu unit tandon berkapasitas 5.000 liter milik Ketua RT sebagai tempat penampungan air bantuan. Keberadaan tandon tersebut diharapkan memudahkan warga memperoleh dan mengelola air yang didistribusikan.

BPBD juga melakukan koordinasi dengan perangkat lingkungan serta warga setempat sebelum proses penyaluran. Selain mendistribusikan air, petugas memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak kekeringan.

Distribusi air bersih ini merupakan penyaluran ke-32 dalam penanganan bencana kekeringan di wilayah tersebut. Kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif tanpa kendala.

Zaenudin mengatakan BPBD merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan secara berkala, yakni sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali. Pola tersebut diperlukan untuk menjaga ketersediaan air bagi warga selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

“Rekomendasinya distribusi air bersih 5.000 liter dilakukan setiap dua hari sekali. Selain itu, penanganan selanjutnya akan diteruskan kepada dinas terkait,” ujarnya.

Penanganan kekeringan tersebut dilakukan berdasarkan Surat Keputusan Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.

Selain itu, distribusi dilakukan menindaklanjuti surat Kelurahan Tegal Gede Nomor 000.2.3.2/126/35.09.03.2005/2026 tentang permohonan bantuan distribusi air bersih.

BPBD menyatakan pemantauan dan koordinasi dengan pemerintah kelurahan, RT/RW, warga serta instansi terkait akan terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak dapat terpenuhi selama masa kekeringan. (tgh)

Galeri Foto