Air Kehidupan untuk Warga Sumberjeruk, BPBD Jember Hadir di Tengah Kekeringan
- 28 Agustus 2026
- Dibaca 18 Kali
Bagikan Via:
Air Kehidupan untuk Warga Sumberjeruk, BPBD Jember Hadir di Tengah Kekeringan
JEMBER, 28 AGUSTUS 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada masyarakat terdampak kekeringan di Desa Sumberjeruk, Kecamatan Kalisat, Jumat 28 Agustus 2026. Sebanyak 5.000 liter air bersih didistribusikan untuk memenuhi kebutuhan warga di Dusun Kidul dan Dusun Karangpring yang mengalami keterbatasan sumber air akibat musim kemarau.
Distribusi tersebut merupakan penyaluran bantuan air bersih ke-21 yang dilakukan BPBD Jember dalam penanganan dampak kekeringan. Berdasarkan hasil asesmen terbaru pada Jumat (28/8/2026), terdapat sekitar 77 kepala keluarga (KK) yang membutuhkan pasokan air bersih di dua dusun tersebut.
Di Dusun Kidul, warga terdampak tersebar di RT 01/RW 08 sebanyak sekitar 20 KK dari total 145 KK dan RT 01/RW 06 sebanyak sekitar 15 KK dari total 25 KK. Sementara di Dusun Karangpring, warga yang membutuhkan bantuan tercatat sekitar 22 KK di RT 02/RW 01 dan sekitar 20 KK di RT 03/RW 01.
Kondisi tersebut merupakan dampak musim kemarau yang menyebabkan ketersediaan air bersih masyarakat mengalami penurunan. Hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Jember sebelumnya menunjukkan adanya kebutuhan penanganan melalui distribusi air bersih guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kegiatan distribusi dilaksanakan dengan mengacu pada Surat Keputusan Bupati Jember tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026. Selain itu, penanganan juga merupakan tindak lanjut atas surat permohonan bantuan air bersih dari Pemerintah Desa Sumberjeruk.
Pada Jumat siang, sekitar pukul 13.00 WIB, TRC BPBD Jember bersama Perumdam tiba di lokasi dan langsung melakukan koordinasi dengan perangkat desa serta masyarakat. Sebanyak 5.000 liter air bersih kemudian didistribusikan ke sejumlah tandon yang telah tersedia dan warga terdampak.
Petugas juga melakukan dokumentasi serta memastikan proses penyaluran berjalan tertib. Seluruh rangkaian kegiatan selesai sekitar pukul 15.25 WIB dan tim kembali ke Mako BPBD Jember. Penanganan berlangsung lancar, aman, dan kondusif tanpa kendala berarti.
TRC BPBD Jember, Iwan Mujiartono, mengatakan distribusi air bersih dilakukan untuk membantu masyarakat yang mulai mengalami kesulitan memperoleh air akibat kondisi kemarau.
“Penyaluran ini merupakan bagian dari upaya BPBD untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak kekeringan. Kami terus melakukan pemantauan dan asesmen agar distribusi air dapat disesuaikan dengan kondisi serta kebutuhan warga di lapangan,” ujar Iwan.
Dengan distribusi pada 28 Agustus 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan BPBD Jember di wilayah tersebut mencapai 105.000 liter. Bantuan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus memastikan kebutuhan air bersih tetap tersedia selama musim kemarau berlangsung.
BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih di lokasi terdampak dilakukan setiap tiga hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter. Pola distribusi tersebut akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi di lapangan dan hasil asesmen berikutnya.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Jember bersinergi dengan perangkat Desa Sumberjeruk, RT/RW, serta masyarakat setempat. Kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam memastikan proses distribusi bantuan dapat menjangkau warga yang benar-benar membutuhkan.
BPBD Jember mengimbau masyarakat untuk menggunakan air secara bijak dan segera berkoordinasi dengan pemerintah desa apabila terjadi penurunan ketersediaan air yang semakin signifikan. Pemantauan kondisi sumber air juga akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi meluasnya dampak kekeringan. (bob)