logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Akses Pipanisasi Terbatas, 60 KK di Patrang Jember Mulai Kesulitan Air Bersih

  • 28 September 2026
  • Dibaca 29 Kali
Bagikan Via:
akses-pipanisasi-terbatas-60-kk-di-patrang-jember-mulai-kesulitan-air-bersih-20260928

Akses Pipanisasi Terbatas, 60 KK di Patrang Jember Mulai Kesulitan Air Bersih

JEMBER, 28 SEPTEMBER 2026 – Sebanyak 60 kepala keluarga (KK) di Lingkungan Patrang Tengah, Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat dampak musim kemarau.

Merespons kondisi tersebut, Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melakukan pendampingan distribusi bantuan air bersih kepada masyarakat, Minggu 27 September 2026.

Bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter disalurkan ke tandon BPBD yang tersedia di Gang Tegal Batu, Lingkungan Patrang Tengah. Distribusi tersebut menjadi penyaluran air bersih ke-14 dalam penanganan dampak kekeringan di wilayah tersebut.

Kekeringan yang terjadi akibat musim kemarau membuat sebagian warga mulai kesulitan memenuhi kebutuhan air sehari-hari. Kondisi sumur warga yang mulai mengering turut memperparah keterbatasan sumber air di kawasan tersebut.

Di RT 01, RT 02, dan RT 03 RW 08, sebenarnya telah tersedia jaringan pipanisasi yang dikelola pihak swasta. Namun, jaringan tersebut bersifat berbayar sehingga belum seluruh masyarakat dapat mengaksesnya karena keterbatasan biaya.

Warga yang tidak memiliki akses terhadap jaringan pipanisasi akhirnya sementara memenuhi kebutuhan air dengan menumpang atau mengambil air dari rumah warga lain yang memiliki akses jaringan tersebut.

Berdasarkan pendataan di lapangan, terdapat 15 KK terdampak di RT 01/RW 08, 12 KK di RT 02/RW 08, 20 KK di RT 03/RW 08, dan 13 KK di RT 04/RW 08. Dengan demikian, total terdapat 60 KK yang membutuhkan dukungan air bersih.

TRC-PB BPBD Jember menuju lokasi sekitar pukul 08.50 WIB dan tiba pada pukul 09.00 WIB. Petugas kemudian berkoordinasi dengan perangkat Kelurahan Patrang sebelum mendampingi proses distribusi air bersih yang dilakukan PMI.

Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan ke tandon BPBD yang telah tersedia. Selain distribusi air, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat terkait kondisi kekeringan serta melakukan dokumentasi kegiatan.

Iwan Mujiartono, anggota TRC BPBD Jember, mengatakan pendampingan distribusi dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar warga yang terdampak kekeringan.

“Tim melakukan pendampingan distribusi air bersih sekaligus berkoordinasi dengan perangkat kelurahan dan warga. Bantuan ini diberikan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air selama kondisi kekeringan,” ujar Iwan.

Di lokasi tersebut saat ini terdapat tiga tandon milik BPBD dengan kapasitas masing-masing 1.200 liter. Selain itu, terdapat satu tandon milik warga dengan kapasitas sekitar 1.100 liter yang dapat digunakan untuk menampung bantuan air bersih.

BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih dilanjutkan secara berkala sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung.

Selain penyaluran bantuan air, kondisi tersebut juga akan diteruskan kepada dinas terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

Seluruh kegiatan berjalan aman dan terkendali tanpa kendala. Kegiatan tersebut melibatkan BPBD Kabupaten Jember, Lurah Patrang, Ketua RW, serta masyarakat setempat. (bob)

Galeri Foto