Ancak Berhias Sayuran, Jember Lor Tampilkan Kreativitas dalam Tradisi Ancak Agung
- 23 Agustus 2026
- Dibaca 8 Kali
Bagikan Via:
Ancak Berhias Sayuran, Jember Lor Tampilkan Kreativitas dalam Tradisi Ancak Agung
JEMBER, 22 AGUSTUS 2026 - Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, turut ambil bagian dalam tradisi Ancak Agung yang digelar Pemerintah Kabupaten Jember.
Dalam kegiatan itu, Kelurahan Jember Lor menampilkan ancak berhias aneka sayuran, seperti kacang panjang, tomat, lobak, terong, wortel, buncis, serta ornamen bernuansa merah yakni Lombok Merah besar dan tomat.
Keikutsertaan tersebut menjadi bentuk kreativitas sekaligus dukungan terhadap pelestarian tradisi dalam rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Aneka hasil bumi berupa sayuran ditata secara kreatif menjadi sebuah ancak. Penampilan tersebut kemudian menjadi bagian dari ratusan ancak yang diarak dalam tradisi Ancak Agung.
Tradisi tersebut diikuti seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jember serta perwakilan dari 31 kecamatan. Kelurahan Jember Lor menjadi salah satu peserta yang menunjukkan kreativitas melalui ancak berbahan hasil bumi.
Ratusan ancak selanjutnya diarak dari Jalan Sultan Agung menuju Alun-Alun Kabupaten Jember. Sebelum prosesi menjadi rebutan warga, seluruh ancak terlebih dahulu didoakan bersama di Alun-Alun Jember.
Setelah Doa, masyarakat yang sejak awal memadati lokasi antusias mengambil hasil bumi dan makanan yang terdapat pada ancak setelah prosesi arak-arakan selesai. Tradisi tersebut menjadi bagian dari ungkapan rasa syukur sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat.
Lurah Jember Lor, Moh. Zaim Ilmi, S.Sos., M.Si., mengatakan keikutsertaan Kelurahan Jember Lor dalam Ancak Agung merupakan bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi sekaligus upaya mempererat kebersamaan masyarakat.
“Ini merupakan bentuk partisipasi Kelurahan Jember Lor dalam melestarikan tradisi Ancak Agung. Kami ingin ikut memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan HUT Kemerdekaan RI dengan semangat kebersamaan,” ujar Ilmi, Sabtu (22/8/2026).
Menurut dia, penggunaan aneka sayuran sebagai bagian dari ancak juga memiliki makna tersendiri. Hasil bumi tersebut mencerminkan potensi masyarakat sekaligus menjadi simbol rasa syukur atas rezeki yang diberikan Tuhan.
“Kami menggunakan sayuran sebagai bagian dari ancak karena hasil bumi merupakan salah satu bentuk potensi yang ada di masyarakat. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya meriah, tetapi juga membawa pesan tentang rasa syukur dan gotong royong,” katanya.
Ilmi menambahkan, tradisi Ancak Agung menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Kegiatan tersebut juga dinilai dapat menumbuhkan rasa memiliki terhadap budaya lokal.
“Semoga tradisi ini terus dipertahankan dan menjadi bagian dari kebersamaan masyarakat Jember. Kelurahan Jember Lor tentu akan terus mendukung kegiatan positif yang memperkuat persatuan dan gotong royong,” pungkasnya.
Keikutsertaan Kelurahan Jember Lor melalui ancak berhias sayuran menjadi salah satu wujud kreativitas dalam menyemarakkan tradisi Ancak Agung. Selain memperkuat semangat kebersamaan, kehadiran ancak tersebut turut membawa pesan tentang potensi hasil bumi, rasa syukur, dan gotong royong masyarakat. (Yud)