Angin Kencang Terjang Dusun Krajan 3 Jombang, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Lakukan Assessment Cepat
- 20 Desember 2025
- Dibaca 315 Kali
Bagikan Via:
Angin Kencang Terjang Dusun Krajan 3 Jombang, BPBD Jember Salurkan Bantuan dan Lakukan Assessment Cepat
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaporkan kejadian angin kencang yang berdampak pada permukiman warga di Dusun Krajan 3, Desa Jombang, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jember. Kejadian ini dilaporkan secara resmi kepada Bupati Jember, Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Kepala BNPB, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Jawa Timur, serta Kepala BPBD Kabupaten Jember sebagai bentuk pertanggungjawaban penanganan kebencanaan. Angin kencang tersebut terjadi pada Sabtu, 20 Desember 2025, dan merupakan dampak lanjutan dari hujan disertai angin yang sebelumnya melanda wilayah tersebut. BPBD Jember segera menindaklanjuti laporan masyarakat dengan menerjunkan tim ke lokasi terdampak. Langkah ini dilakukan untuk memastikan keselamatan warga serta meminimalkan dampak lanjutan akibat cuaca ekstrem.
Berdasarkan kronologis kejadian, hujan disertai angin kencang terjadi pada Jumat, 19 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB. Angin kencang yang bertiup cukup kuat menyebabkan sejumlah kandang ternak dan atap rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Kondisi tersebut terjadi secara tiba-tiba sehingga sebagian warga tidak sempat melakukan langkah pengamanan terhadap bangunan mereka. Meski demikian, tidak terdapat laporan korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini. Kejadian ini kembali menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem masih tinggi dan memerlukan kewaspadaan bersama.
Warga terdampak tersebar di beberapa RT dan RW di Dusun Krajan 3 dengan jenis kerusakan yang berbeda-beda. Di RT 01 RW 39, kandang bebek milik Bapak Mupitono mengalami rusak berat dan hingga kini belum dilakukan perbaikan. Sementara itu, di RT 02 RW 37, kandang bebek milik Bapak Rokin juga mengalami kerusakan berat dengan kondisi yang masih belum diperbaiki. Di RT 03 RW 38, dapur rumah milik Bapak Mukiyo mengalami rusak ringan dan telah diperbaiki secara mandiri oleh pemilik rumah. Selain itu, atap rumah milik Ibu Sarina juga mengalami rusak ringan dan saat ini masih dalam proses perbaikan.
Kerusakan lainnya juga terjadi di RT 01 RW 40, di mana dapur rumah milik Bapak Samani dan Bapak Bawon mengalami rusak ringan dan hingga kini belum dilakukan perbaikan. Selain itu, atap rumah dan dapur milik Ibu Endang juga mengalami kerusakan ringan dan masih menunggu perbaikan. Meskipun terdapat sejumlah kerusakan bangunan, kondisi rumah warga secara umum masih dapat ditempati dengan aman. Cuaca di lokasi kejadian pada saat assessment tercatat berawan dan relatif kondusif. Aktivitas warga pun tetap berjalan normal dengan tetap waspada terhadap potensi cuaca lanjutan.
Sebagai bentuk respons cepat, BPBD Jember berangkat menuju lokasi pada Sabtu, 20 Desember 2025, pukul 13.50 WIB dan tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB. Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan koordinasi dengan perangkat desa, RT/RW, serta unsur terkait lainnya. Kegiatan yang dilakukan meliputi assessment kerusakan, pendataan warga terdampak, serta dokumentasi lapangan. Selain itu, BPBD Jember juga mendistribusikan bantuan logistik kepada lima warga terdampak, yakni Bapak Mukiyo, Ibu Sarina, Bapak Samani, Bapak Bawon, dan Ibu Endang. Masing-masing warga menerima satu paket sembako provinsi, satu paket makanan siap saji, dan satu paket lauk pauk, dengan total bantuan yang disalurkan sebanyak lima paket untuk setiap jenis bantuan.
Dalam pelaksanaan kegiatan, BPBD Jember melibatkan berbagai unsur, antara lain TNI, perangkat Desa Jombang, Sahabat Tagana, RT/RW, serta warga setempat. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan berakhir pada pukul 15.30 WIB tanpa kendala berarti. Sebagai rekomendasi, BPBD Jember menghimbau kepada masyarakat agar selalu waspada dan berhati-hati apabila terjadi hujan yang disertai angin kencang. Masyarakat juga diimbau untuk segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila terjadi kejadian serupa di lingkungan masing-masing. Laporan ini disusun oleh Pusdalops BPBD Kabupaten Jember sebagai dokumentasi resmi kejadian angin kencang dan dasar tindak lanjut penanganan kebencanaan di wilayah tersebut.