logo ppid jember kim
Oleh : Puskesmas Lojejer

Becak Jadi Kendaraan Darurat, Dua Korban Culture Village Dibawa ke Puskesmas

  • 28 Agustus 2026
  • Dibaca 15 Kali
Bagikan Via:
becak-jadi-kendaraan-darurat-dua-korban-culture-village-dibawa-ke-puskesmas-20260828

Becak Jadi Kendaraan Darurat, Dua Korban Culture Village Dibawa ke Puskesmas

Lojejer, Jember — Jumat (28/08/2026) — Perayaan Parade Culture Village Desa Lojejer berlangsung meriah selama hampir satu pekan. Kegiatan yang melibatkan berbagai lapisan masyarakat Desa Lojejer tersebut mendapat antusiasme tinggi dari warga. Namun, di balik kemeriahan acara, tenaga kesehatan Puskesmas Lojejer harus menangani dua kejadian kecelakaan lalu lintas yang terjadi pada dini hari.

Dua kejadian tersebut berlangsung sekitar pukul 01.00 WIB, Jumat (28/08/2026). Kedua korban kemudian dibawa ke Puskesmas Lojejer untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis. Berdasarkan informasi awal yang diterima, salah satu kejadian melibatkan seorang warga yang mengalami kecelakaan saat berkendara. Korban diduga berada dalam kondisi mabuk sebelum akhirnya terjatuh saat mengendarai kendaraannya. Setelah mengalami kecelakaan, korban mendapatkan pertolongan dan kemudian dibawa ke Puskesmas Lojejer.

Kejadian lainnya melibatkan seorang dancer yang sebelumnya mengikuti penampilan dalam rangkaian Parade Culture Village. Setelah tampil, korban diduga berada dalam kondisi mabuk dan kemudian mengalami kecelakaan. Korban juga segera mendapatkan pertolongan dan dibawa menuju Puskesmas Lojejer. Hal yang cukup menarik perhatian dalam penanganan kedua korban adalah proses evakuasi yang dilakukan menggunakan becak. Di tengah suasana dini hari, kedua korban diantar menuju Puskesmas Lojejer agar dapat segera memperoleh pemeriksaan dan penanganan dari tenaga kesehatan.

Sesampainya di puskesmas, tenaga kesehatan melakukan pemeriksaan terhadap kedua korban untuk mengetahui kondisi dan jenis cedera yang dialami. Penanganan dilakukan sesuai kondisi masing-masing korban dan kebutuhan medis yang ditemukan saat pemeriksaan. Peristiwa tersebut menjadi sisi lain dari rangkaian kegiatan Culture Village yang selama hampir satu minggu menghadirkan kemeriahan bagi masyarakat Lojejer. Berbagai kegiatan budaya dan penampilan masyarakat mampu menarik perhatian warga dan membuat suasana desa semakin hidup.

Antusiasme masyarakat terhadap Parade Culture Village terlihat dari keterlibatan berbagai kelompok dan lapisan masyarakat. Namun, kemeriahan kegiatan juga perlu diimbangi dengan kesadaran terhadap keselamatan, terutama bagi masyarakat yang berkendara setelah mengikuti kegiatan hingga larut malam. Dugaan keterlibatan kondisi mabuk dalam dua kejadian tersebut menjadi perhatian tersendiri. Berkendara dalam kondisi tidak sadar sepenuhnya dapat meningkatkan risiko kehilangan kendali dan membahayakan pengendara maupun pengguna jalan lainnya. Kejadian yang berlangsung pada dini hari ini sekaligus menunjukkan pentingnya kewaspadaan selama mengikuti kegiatan masyarakat yang berlangsung hingga malam. Keselamatan tetap perlu menjadi prioritas, terlebih ketika seseorang harus melakukan perjalanan pulang setelah mengikuti rangkaian acara.

Galeri Foto