BMKG dan BPBD Jember Lakukan Pengecekan Early Warning System Tsunami di Pantai Payangan
- 22 September 2025
- Dibaca 675 Kali
Bagikan Via:
BMKG dan BPBD Jember Lakukan Pengecekan Early Warning System Tsunami di Pantai Payangan
Upaya penguatan mitigasi bencana kembali dilakukan di Kabupaten Jember. Pada Kamis, 18 September 2025, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaksanakan pengecekan Early Warning System (EWS) pendeteksi tsunami yang berada di Pantai Payangan, Dusun Watu Ulo, Desa Sumberejo, Kecamatan Ambulu.
Tim gabungan yang beranggotakan BPBD Jember, teknisi BMKG, serta relawan lokal melakukan pengecekan fisik terhadap perangkat keras, transmisi data, hingga kondisi jaringan pengaman pada instalasi alat pendeteksi tsunami yang dipasang di kawasan perbukitan dekat garis pantai. Hasil pengecekan menunjukkan adanya sejumlah kerusakan yang cukup signifikan. Pagar pengaman yang seharusnya melindungi instalasi ditemukan dalam kondisi rusak bahkan sebagian hilang, sehingga alat menjadi rentan terhadap gangguan cuaca maupun ulah manusia. Selain itu, tim juga menemukan kabel yang putus, yang mengakibatkan terganggunya transmisi data dari sensor ke pusat pemantauan. BMKG telah mencatat seluruh kerusakan teknis serta kebutuhan perbaikan yang harus dilakukan dalam waktu dekat agar sistem peringatan dini tetap berfungsi dengan baik.
Kegiatan pengecekan ini merupakan langkah cepat dan wujud nyata dari upaya mitigasi bencana yang berkelanjutan. Upaya sinergi lintas sektor antara BMKG dan BPBD Kabupaten Jember dalam menjaga kesiapan alat pendeteksi tsunami ini sangat penting mengingat posisi Jember yang berdekatan dengan garis pantai selatan Jawa yang rawan potensi gempa bumi dan tsunami. Dalam hal ini kesiapsiagaan adalah kunci dalam menghadapi potensi bencana. Early Warning System merupakan garda terdepan untuk memberikan peringatan dini yang sangat berharga bagi keselamatan warga. Oleh karena itu, perawatan, pengawasan, dan keterlibatan masyarakat dalam menjaga alat ini menjadi faktor penting agar manfaatnya tetap maksimal.