logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

BPBD Bekali Siswa MAN 2 Jember Kesiapsiagaan Bencana di Bulan PRB 2026

  • 17 Oktober 2026
  • Dibaca 119 Kali
Bagikan Via:
bpbd-bekali-siswa-man-2-jember-kesiapsiagaan-bencana-di-bulan-prb-2026-20261018

BPBD Bekali Siswa MAN 2 Jember Kesiapsiagaan Bencana di Bulan PRB 2026

JEMBER, 17 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember memberikan edukasi kebencanaan kepada siswa MAN 2 Jember dalam rangka memperingati Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2026, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kegiatan yang berlangsung di MAN 2 Jember, Kelurahan Gebang, Kecamatan Patrang, tersebut diikuti sekitar 25 siswa kelas X yang tergabung dalam ekstrakurikuler Palang Merah Remaja (PMR) dan Pramuka.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Jember, Maryani, S.Kom., M.M., mengatakan edukasi kebencanaan menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan masyarakat, terutama generasi muda.

“Pengenalan kebencanaan sejak dini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kesiapsiagaan siswa sehingga mereka mengetahui langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi bencana,” kata Maryani.

Menurut dia, siswa tidak hanya diperkenalkan pada berbagai jenis bencana, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai cara menghadapi dan mengurangi risiko ketika bencana terjadi.

Materi tersebut dinilai relevan bagi anggota PMR dan Pramuka karena kedua kegiatan ekstrakurikuler itu berkaitan erat dengan pembentukan kepedulian, kedisiplinan, keterampilan pertolongan, serta kemampuan menghadapi kondisi darurat.

Dalam kegiatan tersebut, tim BPBD Jember juga memperkenalkan kelembagaan BPBD kepada para siswa. Pengenalan mencakup tugas dan fungsi BPBD dalam penanggulangan bencana, mulai dari upaya pencegahan dan kesiapsiagaan hingga penanganan keadaan darurat.

“Yang kami tekankan bukan hanya bagaimana mengenali bencana, tetapi juga bagaimana membangun kesadaran bahwa setiap orang memiliki peran dalam pengurangan risiko bencana,” ujar Maryani.

Kegiatan berlangsung interaktif. Para siswa diberikan kesempatan mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai persoalan kebencanaan yang dapat terjadi di lingkungan sekitar.

Edukasi tersebut dibuka oleh Didit Prayitno dari Rumah Zakat Kabupaten Jember. Selain BPBD dan MAN 2 Jember, kegiatan juga dihadiri perwakilan Rumah Zakat serta mahasiswa praktikum Universitas Jember (Unej).

Tim BPBD berangkat menuju lokasi pada pukul 07.48 WIB dan tiba di MAN 2 Jember sekitar pukul 08.03 WIB. Sosialisasi dimulai pukul 08.15 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB.

Maryani menambahkan, pengurangan risiko bencana perlu dibangun melalui edukasi yang berkelanjutan. Sekolah menjadi salah satu lingkungan strategis untuk membentuk budaya aman dan kesiapsiagaan sejak usia pelajar.

“Harapannya, siswa mampu menjadi individu yang tanggap, tidak panik, serta dapat mengambil langkah yang tepat ketika menghadapi bencana,” katanya. (tgh)

Galeri Foto